Tips Untuk Para Deadline Untuk Tetap Bisa Berkarya

November 03, 2019

Manajemen waktu saya buruk banget, sering lalai karena sosial media. Dampaknya kerasa, dari pekerjaan ngak maksimal. Semua dikerjakan dengan terburu-buru.
Rasanya baru scrolling kok udah siang aja, ini waktu yang cepat atau saya yang udah kebablasan. Gitu aja terus. Kehadiran media sosial bikin orang lalai.

Tak hanya urusan rumah, saat ikuti kontes blog saya juga gitu. Selalu menyelesaikan dihari terakhir. Beberapa kali dapat teguran seperti server web yang ngak bisa dibuka atau tanpa sengaja konsep terhapus. Untungnya ada backup tapi ngak insaf juga, rasanya kurang greget kalau ngak berpacu dengan waktu. *jangan ditiru

Malahan ketika terdesak semua rangkaian kata mengalir keluar, beda jika jauh hari menulis. Tapi jujur hasilnya kurang maximal, saya tak sempat ngecek sudah sesuai EYD. Mengedit seperlunya saja, padahal menurut seorang penulis " karya itu harus diendapkan beberapa hari sebelum dipublish, tujuannya mengistirahatkan otak sehingga kita bisa mengedit dengan baik.
*Yasudah

Jika ingin menjadi deadline garis keras tapi tetap waras, maksudnya ngak terbebani bisa kok. Berikut tipsnya

  1. Siapkan bahan jauh hari

Saat masuk tanggal 1 saya mulai bikin list kontes yang bisa diikuti. Namun, tidak semuanya diikuti walaupun hadiah menggiurkan.

Lomba dengan tema otomotif disingkirkan, ngak ngerti.Atau review produk juga dilewatkan. Sebenarnya, pengen ikut tapi tempat tinggal yang dipelosok bikin sulit menemukan produk yang dimaksud.Ngak banget menurut saya, review tapi barangnya fiktif. 

Ada kalanya nekad ikut tapi teeetap harus ada produknya.  Oh iya… seniat itu ikut kontes saya pernah jelajahi minimarket, apotik untuk bikin review sebuah tetes mata. 

Setelah ketemu tema yang cocok saatnya cari ide. Tidak semua dapat langsung kadang ada yang deadlinenya masih jauh udah cling…. Idenya. 

Untuk deadline waktu dekat, biasanya saya diskusi sama si Uda minta saran mau tulis apa. Kalau ngak puas, mikir sendiri, semedi nunggu wangsit. Buaha...ha..

Tak jarang saat menulis berubah haluan, ide udah o.k tiba- tiba aja ganti topik, galau sendiri. Biasanya kondisi kayak gini dihari H, duh cobaan banget. Tak mengapa toh, bahan yang mau ditulis udah saya cari jauh hari.


  1. Siapkan Aplikasi
Saya menulis langsung dengan smartphone, ngak pake laptop. Ribet saat bikin infografis dan edit photo, walaupun sebenarnya kedua aplikasi tersebut bisa diinstal di laptop.

Semua kemudahan hidup udah digengam jadi ngapain repot-repot dengan laptop.

Foto dan infografis jadi point tambahan pemikat juri, sebisa mungkin ditampilkan. Kalau ngak terkejar bikinnya setidaknya ada foto sebagai juga pemanis.Namanya juga deadline garis keras.

PicsArt dan canva aplikasi setia untuk bikin infografis, sedangkan untuk foto saya lebih pilih download dari penyedia foto gratis. 


  1. Selesaikan semua yang mengganggu
Jadi, pada hari H semua pekerjaan udah dirampungkan dipagi hari. Namanya IRT, ngak bakalan tenang nulis kalau rumah berantakan atau belum masak.

Dan juga pesan sama si Uda untuk ngak ganggu saya khususnya dihari H. 

  1. Siapkan cemilan
penting ini, namanya merangkai kata butuh konsentrasi. Saya stok makanan ringan didepan meja kerja.

  1. Antisipasi hal tak terduga
Lagi asyik nulis, baterai sekarat, mau charger mati lampu. Duhh… mau nangi. Untuk mencegah hal itu power bank 2 buah standby. 

Selain itu saya juga pasang paket 2 buah, sebagai pencegahan kalau signal ngadat. Kalau dipikir-pikir rada boros tapi begitulah resiko si penghujung waktu.

Pernahkah meleset, Maksudnya udah siap kirim kedua kartunya ngadat? Pernah dan itu menyisakan air mata. Kemudian diniatin tobat , nyatanya masih ngulang deadline again.

Bagi saya ikut kontes selain mengasah kemampuan, berharap hadiah tapi juga untuk ngisi blog. Semakin rajin ikut kontes makin banyak postingan blog.

You Might Also Like

0 komentar

yang diikuti

Blogger Perempuan
Blogger Perempuan
Indonesia hijab blogger

Like us on Facebook

Total Pageviews

Flickr Images

Daisypath Anniversary tickers