Pernikahan Karena Allah Selalu Membawa Berkah

October 14, 2013

Menikah  karena allah membawa berkah
Sebagai manusia normal kita pasti ingin menikah dan punya keturunan. Menikah merupakan ibadah sebab setiap hal yang ada didalamnya bernilai ibadah, sehingga  menikah menggenapkan setengah agama.

Menikah tak bisa dipaksa jika sudah waktunya pasti ada keinginan yang tak bisa dibendung. Yah .. Itulah naluri ingin bersama, ingin dilindungi, ingin dicintai. Apapun tak bisa menghalangi keinginan ini termasuk karier, finansial dan sekolah.

Hakekat pernikahan yang sebenarnya

Pernikahan karena allah membawa berkah

Pernahkan dengarkan murahkan mahar dengan maksud untuk memudahkan pemuda untuk melamar. Ayat alquran tentang mahar terdapat dalam Qura'an surat  An-Nisa ayat 4

Artinya: “Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya“. 

Saat ini maharpun tidak lagi hanya dalam bentuk benda saja seperti seperangkat alat sholat, uang, emas dsbnya. Malahan kini banyak yang minta mahar hafalan surat dalam Alquran. Rasanya indah banget saat kata syah berkumandang dan disambung dengan lantunan hafalan ayat suci.

Selain bernilai ibadah menikah juga memenangkan hati serta memuliakan keturunan.

Jika sesorang menjadi jodoh kita maka hati ini takkan bisa berpaling, berbagai tantangan datangpun bisa dilalui. Tapi jika bukan jodoh ketika semua sudah siap untuk menikah datang badai kecil seketika batallah rencana pernikahan itu.

Baca: cara bangkit  dari  patah hati 

Menikah itu menyatukan 2 hati dan 2 keluarga dan menerima semua kekurangan untuk menjadikan kelebihan. Sebenarnya ini klasik dan semua orang tau , tapi yang jadi masalah setelah menikah semua hal buruk keluar dan tak siap menerimanya. Akhir yang tak diharapkanpun terjadi yaitu sebuah perpisahan

Pernikahan  ideal menurut  saya 


Pernikahan yang ideal menurut saya adalah pernikahan dengan kekurangan. Ups, tunggu dulu maksudnya menikahi seseorang walaupun telah menemukan kekurangan sebelumnya. Karena setiap kelebihan kita pasti akan menerimanya lalu bagaimana dengan kekurangan itu?

Sebuah kisah nyata yang menjadikan pelajaran berharga buat saya tentang menikah karena allah dan menerima kekurangan yang berakhir dengan bahagia.

Seorang lelaki bernama Erik menikahi Indah yang dikenal melalui jejaring sosial. Hanya sebulan kenalan tapi udah mantap menikah.  Keyakinannya bersama akan bahagia. Ceritanya sederhana bukan dan ngak greget?

Tunggu dulu jeng , mungkin ini cerita biasa tanpa ada yang spesial  tapi jika kita tau erik ada kekurangan secara fisik. Lebih  tepatnya punggungnya bongkok barulah greget .

Ngak bisa dipungkiri  kita itu pasti mendambakan pasangan yang rupawan dan hartawan, condong Mato ka nan rancak. Tapi tidak bagi pasangan ini, mereka menikah karena allah menerima kekurangan masing-masing .

Janji allah benar adanya, jika engkau bersyukur akan KU tambah nikmat.  Tak perlu waktu lama  bagi mereka, dalam masa 4 tahun  setelah menikah hidup berubah. Erik telah memiliki toko yang besar sedangkan Indah sudah menjadi PNS dan memilik anak yang sehat. Beberapa bulan yang lalu mereka membeli rumah sebesar 350 juta .

Darimana mereka dapat?  Disubsidi orang tua? Sama sekali ngak, mereka golongan menengah ke bawah. Sebenarnya kesemua itu didapatkan dari kesabaran dan menerima masing-masing kekurangan. Mereka bukan pasangan ideal secara fisik tapi mereka menjalani setiap kekurangan dengan ikhlas. Menikah karena allah mendapat berkah dari allah

Itulah pelajaran berharga yang biasa saya petik semoga bisa cepat nyusul dan bisa bahagia seperti mereka

Ingat menikah bukan sebuah tempat dimana engkau menunjukkan keegoaan tapi suatu tempat untuk membentuk diri menjadi hebat (menurut saya)
http://2.bp.blogspot.com/-iCH0POy5swk/UjpsxqR1-lI/AAAAAAAABxo/sAxbcTcOk4k/s1600/logo+10th+wedding+anniv+2.jpg

Untuk mbak unie dan suami  semoga jadi keluarga samara bahagai samapi maut memisahkan. 
tulisan ini dii ikut sertakan dalam GA 10 tahu Wedding anniversary   

You Might Also Like

1 komentar

yang diikuti

Blogger Perempuan
Blogger Perempuan
Indonesia hijab blogger

Like us on Facebook

Flickr Images

Daisypath Anniversary tickers