Tetap Produktif dari Rumah Selama Pandemi Corona, Ikuti Tips Jitu

April 04, 2020

Bekerja dari rumah bukan hal baru Dijaman modern ini. Namun, hal ini belum diterima secara lumrah bagi sebagian masyarakat , bagi mereka kalau kerja itu keluar rumah.
Keuntungan yang terasa itu adalah waktu maximal digunakan dan tak perlu memikirkan kemacetan jalanan, tak akan merasakan suasana l monoton karena merasa terjebak di kursi kantor selama delapan jam. Serta bisa lebih dekat dengan keluarga.

Tidak semua profesi bisa bekerja dari rumah, biasanya dilakukan oleh mereka yang berprofesi sebagai penulis, profesional web atau desainer. Intinya profesi yang tidak terlibat langsung dengan orang banyak.

Ketika #Wfh jadi sebuah ajakan

Semenjak, pandemi korona memasuki Indonesia, bekerja dari rumah atau dikenal dengan nama wfh (work from home) menjadi anjuran. Beberapa perusahaan membuat kebijakan ini tujuannya tetap produktif serta menyelesaikan pekerjaan yang sempat tertunda. 
 
Tapi tidak semua perusahaan bisa menerapkannya langsung. Terutama untuk  karyawan pabrik, tak bisa berhenti beroperasi.

Mereka harus bekerja, proses produksi terus berlanjut. Jika berhenti maka perusahaan bisa rugi dan itu berdampak pada karyawannya.

Para karyawan ini bekerja dengan perasaan takut karena aktivitasnya masih yang berhubungan dengan banyak orang. Tak ada yang tau teman sekerja/seruangan itu carier. 

Solusi yang dilakukan adalah  sebelum bekerja semua peralatan didesifeksi sebelum dan sesudah bekerja, menyediakan tempat untuk cuci tangan, memakai masker dan  sebisa mungkin phisical distancing.
 
Lalu bagaimana dengan ASN? Ada yang full dirumah aja dan mungkin juga piket. Profesi guru melaksanakan tugas dirumah , sedangkan yang berhubungan dengan pelayanan mungkin tidak semua datang ke kantor.

Tujuan utama wfh adalah mencegah penularan covid-19 lebih luas. Setidaknya ketika ada kasus positif bisa dilakukan tracking dengan lebih mudah. Udah tau tracking? Yuk baca 


Intinya, saat pandemi datang nadi kehidupan tetap berjalan tapi seminimal mungkin dicegah penularan lebih luas.  Caranya phisical distancing dan jika kurang sehat jangan memaksakan diri ke kantor (bagi yang tidak berlaku wfh)

#Dirumahaja, entah itu bekerja atau belajar, merupakan hal yang canggung bagi yang tak terbiasa. Alih-alih tuntas tugas yang dibebankan tak selesai. 

Terutama bagi pekerja yang baru merasakan atmosfer aktivitas dari rumah, godaannya banyak banget. Dimulai dari anak yang menganggu, pekerjaan rumah tangga yang belum kelar dan kepikiran untuk diselesaikan.  Pilih mana?? 

#dirumahaja tapi masih produktif bekerja

Tips agar tetap produktif saat  memutuskan #dirumahaja selama covid-19

1. Tentukan tempat untuk bekerja
 
Tak semua orang punya ruangan kerja khusus.Apalagi bagi yang baru mencoba bekerja dari rumah.

Demi menciptakan kenyamanan, sediakan tempat khusus untuk bekerja. Artinya kita bisa bekerja didalam ruangan seperti digarasi, ruang tamu atau diluar ruangan seperti balcon,  taman. Intinya tempat yang buat nyaman.

Jika kita tak memiliki ruangan yang memadai dalam arti rumah sempit dan ruangan lain digunakan untuk bermain anak, setidaknya sediakan kursi dan meja portabel untuk laptop. Keduanya akan membuat nyaman bekerja.

Pilihlah area yang jauh dari keributan di rumah dan katakankan pada anggota keluarga" sementara waktu ini ,bekerja dirumah jadi jangan ribut.  
 
2. Jalani ritme harian
 Sebenarnya tak ada yang berubah, bekerja ya bekerja aja. Kesibukan masih sama tapi tempat aja yang beda. Tanamkan hal itu!

Walau bekerja dari rumah jangan tidak disiplin, tetap berpatokan pada jam reguler yaitu jam masuk , istirahat dan jam pulang. Intinya semua kebiasaan lama dikantor dibawa aja kerumah.

Oh iya..tetap lakukan rutinitas harian akan ke kantor seperti bangun pagi,mandi, sarapan. Dan Untuk lebih memotivasi dalam bekerja tak ada salahnya kita berpakaian rapi dan berdandan layaknya mau kekantor.

3. Manajemen waktu
Tak ada atasan langsung yang mengawasi, tak ada bawahan yang butuh petunjuk  dan tak ada teman yang akan mengingatkan.  Semua waktu ditangan sendiri, mau nyantai atau rajin. 

Bekerja dari rumah biasanya terasa lebih santai terutama bagi yang baru menjalani. Jika tidak ada manajemen yang baik bisa-bisa pekerjaan tidak tuntas. Maka dari itu buatlah to do list pekerjaan, tujuannya untuk melihat progres pekerjaan dan memanjemen waktu.


4. Komunikasi tetap jalan 
Kalau butuh moodboster tinggal ajak ngobrol teman sebelah. Situasinya berbeda  kalau dirumah? Interaksi dengan orang  lain hampir tak ada.

No problem untuk dijaman sekarang, komunikasi lancar. Tinggal buka media sosial saja. Tak hanya butuh teman, kadang sebagai bawahan butuh arahan? Lakukan komunikasi intens lewat grup WhatsApp atau aplikasi lainnya.

Karena itu, tetap lakukan komunikasi yang intensif walaupun harus #dirumahaja.  Oh iya... dalam berkomunikasi tak hanya sekedar konfirmasi Arab bertanya hal terkait pekerjaan saja, jangan lupa memasukkan kata-kata positif. 

Ini sangat diperlukan, supaya kamu dan tim kantor bisa jauh-jauh dari perasaan terisolasi dan depresi selama social distancing berlaku.






You Might Also Like

2 komentar

  1. harus banyak sabar ya, di saat wabah seperti ini. Harus WFH, ya disyukuri aja ya... Semoga wabah ini cepat berlalu. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa.... Mbak, semoga cobaan ini cepat berakhir

      Delete

Hai... silahkan tinggalkan pesan dan tunggu saya approve ya...
terima kasih udah berkunjung

KSB

yang diikuti

Blogger Perempuan
Indonesia hijab blogger

Like us on Facebook

Total Pageviews

Flickr Images

Daisypath Anniversary tickers