Penerapan Resolusi Tahun 2018 Dengan Diagram Fishbone

December 31, 2017

Rasanya baru kemarin riweh membagi waktu antara bekerja,  ngeblog dan urusan rumah tangga. Saya menyukai ketiganya tapi tidak bisa menjalankan dalam waktu bersamaan.  Saya yakin diluar sana banyak bloggers yang sukses menjalankan ketiga hal ini.

Entah apa penyebab kegagalan ini,mungkin dari jenis pekerjaan. Bekerja di RS dengan sistem shif itu melelahkan, ketika offday itulah kesempatan menulis dan sayangnya disaat itu buntu. 😖

Pernah juga mencoba menulis dijam kerja tapi hasilnya tidak maksimal. Saya bukanlah tipe multitasking, apapun takkan berhasil jika dikerjakan dalam waktu bersamaan.

Solusinya adalah berhenti bekerja,  saya dilema sebab menyukai ketiga hal ini. Pada akhirnya keputusan harus diambil bukan? " Bia indak sikua capang sikua lapeh"

Minggu pertama terasa merdeka, hore.... Semua bisa diselesaikan tanpa terburu-buru. Blogpun sudah mulai terurus, sudah sering mengikuti kompetisi dari biasanya.

Ternyata itu hanya diawal saja, saya mulai kendor bahkan kebablasan dengan kemerdekaan ini.  Full time at home membuat saya bingung mau ngapain lagi. Biasanya berpacu dengan waktu antara bekerja diluar dengan mengurus rumah,kini bingung menghabiskan hari.

Pada akhirnya terlena dengan media sosial ,berita online dan video. Ketiganya mampu membuat waktu berlalu dengan cepat.
Trus blog???  Seperti biasa terlupakan lagi.

Padahal, niatan awal saat memutuskan resign bisa maksimal dalam membangun blog. Bahkan ingin punya ladang penghasilan dari blog dan itu tidak mudah.

Perlu usaha untuk membangun blog dan itu harus kontinyu. Banyak syarat yang harus dilewati seperti dari segi bahasa,  kemudahan diakses dan juga tampilannya harus fresh.

 Blog yang enak dibaca itu tidak hanya terdiri dari barisan kata semata, tapi juga dilengkapi dengan foto, infografis bahkan video.

Saya tidak memiliki semua itu dan yang ada tertatih-tatih menyusun deretan kata menjadi kalimat. Diri ini tertinggal dan parahnya tidak pernah sempat untuk mengupdate kemampuan tersebut.

Saya merasa tidak cukup waktu mengerjakan semua itu. Apalagi jika sudah mengikuti lomba blog, berpacu dengan waktu. Maklumlah, deadline garis keras. Akibat tidak pernah berhasil dilomba 😭 Jika ada yang harus disesali maka itu adalah waktu yang telah berlalu.

 

Diagram ikan dan resolusi tahun 2018

Mumpung mau tahun baru saya ingin membuat resolusi seperti tahun sebelumnya. Menerapkan resolusi akan membuat lebih produktif dan lebih fokus dalam mencapai tujuan.

Pada kenyataannya, kegagalan menerapkan resolusi masih terjadi. Sebelum resolusi meluncur saya ingin menganalisa penyebab kegagalannya dengan menggunakan diagram tulang ikan.

Diagram tulang ikan atau fishbone adalah salah satu metode meningkatkan kualitas.Diagram ini disebut juga dengan diagram Sebab-Akibat atau cause effect diagram.
Diagram ikan

Temukan dan atasi penyebab masalah 


Dari diagram terlihat banyak faktor. penyebab gagalnya resolusi saya ditahun 2017. Penyebabnya ternyata tidak berasal dari saya saja tapi ada hal lainnya.

Adapun rinciannya yaitu :
1.menajemen waktu
Seperti yang dijelaskan diatas saya belum bisa memanajemen waktu, sehingga memutuskan resign. Ternyata makin kebablasan dengan waktu, semua terjadi begitu saja dan jika di pikir betapa ruginya saya sebab waktu tidak bisa kembali.

Dalam banyak ayat Allah bersumpah dengan waktu, seperti dalam firman-Nya :

وَالْعَصْرِ إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian ( Qs Al Ashr : 1)

Benar.. waktu berlari dan tanpa disadari sudah dipenghujung tahun. Lihatlah tak ada perubahan yang berarti dalam hidup terutama untuk blog.

Semuanya serasa jalan ditempat padahal umur blog saya sudah lama. Mungkin hal baik yang terjadi pada blog ditahun ini yaitu TLD
Baca: perjalanan ngeblog dan migrasi domain di qwords

Berdasarkan cara menggunakan waktu, manusia dibagi atas 3 kelompok sebagai berikut :

  • Sibuk mengisi Waktu.

  Kelompok ini akan melakukan kegiatan sepele yang memboroskan waktu tetapi tidak penting.  
Mereka merasa sudah mencapai tujuan hidup pada hakekatnya tidak produktif sama sekali.

  • Kelompok Pertengahan.

Kelompok ini akan terus-menerus bekerja untuk mengisi harinya. Akhirnya terjebak dengan rutinitas dan merasa bosan. 
Mereka tidak memiliki visi dan inisiatif sehingga tujuan hidup lama baru tercapai. Mereka juga mengeluh hasil kerjanya tidak maksimal padahal sudah bekerja keras.

  • kelompok Pencapai Tujuan.

  Kelompok ini memiliki tujuan hidup yang jelas. Dan untuk mencapai tujuan dibuatlah langkah-langkahnya secara sistematis. Selain itu mereka juga realistis dalam menyusun tujuan. 

2.malas
Ada kalanya  dalam satu hari itu merasa buntu sehingga marger, dan ini sembuhnya lama.

3.tak ada punish dan reward
Bukannya tak dewasa tapi kadang kala reward dan punish membuat disiplin sehingga tujuan bisa tercapai. Punish dan reward disusun dan harus dilaksanakan.

4.komunitas dan alat dukung seperti laptop dan kamera
Manusia itu makhluk sosial, dengan bergabung di komunitas yang sama akan menambah ilmu,menambah teman, bersemangat dan tertantang menyelesaikan tujuan.

Saya tidak ada bergabung dengan komunitas fotografi dan craft. Ketika kemauan datang kadangkala dikacaukan oleh laptop yang hang.

Itulah beberapa sumber gagalnya resolusi saya tahun ini. Setelah menemukan penyebabnya saya harus mencari jalan menyelesaikannya.

Khusus untuk manajeman waktu saya akan membuat jadwal harian untuk apasaja yang harus dikerjakan,  beserta lama waktu mengerjakannya.

Evaluasi akan dilakukan diakhir minggu untuk melihat kemampuan yang sudah dicapai.

Sedangkan cara mengatasi malas dengan reward dan punish serta bergabung di komunitas.  Kendala alat diatasi dengan menserfisnya atau mengganti sekira ada yang rusak.

Semoga diagram ini bisa mewujudkan resolusi ditahun 2018. Adapun rinciannya:

1. Lebih taat beribadah
Hubungan dengan pencipta harus diperbaiki lagi, dengan sholat tepat waktu, selain itu  tidak absen mengerjakan sholat sunat.
Saya ingin bisa odoz lagi , puasa sunnah, mengikuti kajian di Wa dengan sungguh.  Kesemua ini tidak maksimal akibat terlalu asyik dengan youtube dan medsos.

2.lebih banyak berbagi dengan sesama
Berbagi dengan sesama bisa dilakukan dengan materi dan non materi.
Melengkapi diri dengan ilmu pengetahuan dan kaagamaan juga penting. Selama ini banyak teman yang bertanya dan sayangnya jawaban yang saya berikan memuaskan, padahal mereka percaya saya bisa menberikan jawabannya dengan baik. *maafteman.

Memberikan sedekah akan diberi manfaat seperti dibebaskan dari bencana, disembuhkan dari sakit, ditenangkan hidupnya dan diselesaikan semua masalahnya.

3.mengupdate kemampuan
Ngeblog itu merupakan keterampilan yang komplit meliputi kemampuan meramu kata, foto, infografis dan video.
Selama ini saya selalu menggunakan gambar gratis, tapi minder  saat BW menemukan gambar yang ciamik diblog orang.

Fotografi itu unik menurut saya, tidak pas mendapatkan cahaya akan membuat gambar aneh. Namun, hasil foto akan hidup jika mendapatkan cahaya cukup .

Foto tanpa edit ibarat sayur tanpa garam,  edit akan membuat hasil foto lebih tajam.  Oh iya..  Saya ingin juga mencoba blog,

Kemampuan dalam berbahasa perlu ditingkatkan seperti menulis dengan EYD dan menggunakan diksi. Pernahkan terbuai dengan isi blog orang yang panjang dan tidak sadar sudah menyelesaikan bacaan sampai akhir.

Selain blog saya juga ingin belajar craft dan dekorasi rumah. Kedua bidang ini disukai karena keracunan IG, he..he

4.menjaga kesehatan
Kesehatan wajib dijaga sebagai bentuk syukur. Banyak cara yang bisa dilakukan seperti menjaga pola makan, olahraga, cukupi kebutuhan air, dan tidur.
Selama ini saya belum maximal melakukannya bahkan ada yang tidak lagi dilakukan.

Saya menyukai bersepeda,semenjak merantau olahraga ini tidak lagi dikerjakan. Akibatnya tubuh tidak bugar, menimbun lemak tanpa sempat membakarnya.

Kebiasan jelek ini digabung dengan insomia  berdampak pada kesehatan. Saya ambruk dan beruntung tidak sampai dirawat di RS.

Hal yang paling berat ketika sakit adalah minum obat,dari dulu musuhan makanya sakit jangan kelamaan . Banyak cara dilakukan agar obat bisa tertelan seperti minum dengan pisang tapi ini tidak mempan.

Minum obat tetaplah horor bagi saya, walaupun begitu harus tetap dikonsumsi supaya cepat sembuh.  Selain itu saya melengkapi dengan Theragran-M, merupakan Vitamin yang bagus untuk masa penyembuhan.

Saya mengkonsumsi Theragran-M  1 kali sehari sesudah makan. Vitamin ini cocok bagi yang takut obat seperti saya sebab diberi salut gula,jadi selamat tinggal rasa pahit.

Terasa perbedaan mengkomsumsi Theragran-M, tubuh tidak terlalu lemas dari biasanya dan tak salah menjadikannya Vitamin yang bagus untuk masa pemulihan

Theragran-M di produksi oleh PT Taisho Pharmacheutical Indonesia dan direkomendasikan selama 40 tahun oleh para dokter. Adapun komposisi vitamin ini adalah Vitamin A 10000 iu, vitamin B1 10 mg, vitamin B2 10 mg, vitamin B6 5 mg, vitamin B12 5 mcg, vitamin C 200 mg, vitamin D 400 iu, Ca pantothenate 20 mg, K iodide 150 mcg, Fe 12 mg, Mg 65 mg, manganese 1 mg, copper 2 mg, Zn 1.5 mg







You Might Also Like

0 komentar

Beautynesia

beautynesia blogbeautynesia

Iblogmarket

IBX5A99EA8C4DE69

Like us on Facebook

blogger muslimah

Flickr Images

Daisypath Anniversary tickers