Saturday, 24 May 2014

Belajar Cinta Bisa Dimana Saja

Bicara cinta tidak akan pernah basi , selalu segar dan menarik untuk dibahas. Kata CINTA yang terdiri dari lima huruf ini begitu familiar ditelinga. Saia yakin setiap orang memilki defenisi berbeda tentang cinta, perbedaan ini timbul sesuai dengan perkembangan kehidupannya, pemahaman, penggunaan dalam suatu keadaan.
Defenisi cinta seorang remaja akan berbeda dengan orang dewasa, tapi sayangnya beberapa orang meyalahkan cinta ketika terjadi hal buruk. Mereka meyalahkan cinta ketika merasa tidak ada yang bisa menjadi tumbal untuk kesalahan mereka, padahal Cinta merupakan bentuk dari perasaan yang positif yang diberikan pada manusia atau benda lainnya. 
Hubungan dekat yang terjalin antara perempuan dan lelaki yang bersifat romantis mengambarkan cinta biasanya disebut dengan asmara. Dalam hubungan ini ada cinta tapi kadangkala bersifat sesaat dan akan berakhir. Sebenarnya ada hubungan yang abadi yang timbul karena keiklasan , ini termasuk cinta juga dan biasanya kita menyebutnya dengan kasih sayang. Bentuk nyata cinta yang bisa saia lihat dan rasakan adalah cinta orangtua pada anak yang tidak mengenal batas dan syarat begitu murni dan tulus. Saia yakin semua orang di dunia ini sangat mencintai anaknya. Selain dari orang tua terhadap anaknya ada juga saia melihat hal nyata cinta yang tanpa ada ikatan dara,  tapi ini membuat saia mengambil pelajaran berharga. Adapun kisahnya sebagai berikut. 

Setelah tamat kuliah saya melamar ke sana kemari, mencari peluang untuk bekerja. Kota bandung menjanjikan  sebuah mimpi, ketika browsing dari internet ada lowogan kerja dan saya memberanikan diri untuk mendaftar ke sana. Di bandung tidak ada memiliki sanak saudara kemudian saya menumpang menginap di rumah daropi . Perkenalan saya dengan daropi dan istrinya terjadi beberapa hari sebelum berangkat ke bandung. Orangtua daropi kebetulan pernah jadi tukang di rumah, dengan daropi saya sedikit banyak tahu sedangkan istrinya(ninel) baru kali ini bertemu. Sedikit canggung ketika berada dirumah mereka berusaha mengakrapkan diri, aneh aja numpang tapi tidak berusaha akrab dengan tuan rumah.

Sambutan mereka sangat baik sehingga rasa canggung berangsur terkikis. Daropi bekerja sebagai pedagang pakaian muslim keliling dalam seminggu ada empat kali berangkat berdagang. Berangkat ke daerah yang jauh dari kota bandung dimalam hari dan untuk daerah dekat bisa berangkat pagi. Daropi pergi dengan temannya menggunakan mobil bak menjajakan dagangannya ke pasar-pasar didaerah lain. Berdagang pakaian muslim ini ada juga musimnya, menjelang lebaran panen besar tapi kalau diluar itu kadang hanya menutupi beli bensin mobil saja. 
Biaya hidup merantau terasa lebih besar dibandingkan di kampung, dirantau semuanya harus menggunakan uang, dimulai dari  makan sampai sewa rumah. Ternyata daropi juga  membantu membiayai kuliah adiknya Sebagai kepala keluarga daropi berusaha membuat layak hidup keluarganya (anak-istrinya) dengan bekerja keras mencari uang. Daropi dan ninel adalah orang yang ramah dan baik, sehingga tidak mengherankan banyaklah yang sering berkunjung kerumah mereka, terutama perantau baru ebelum menemukan pekerjaan pasti menumpang di rumah mereka. Kontrakan mereka seperti pasar orang datang dan pergi silih berganti.
Ninel sangat menghormati tamu yaitu selalu menyuguhkan minuman  bahkan kadang menawari untuk makan dirumahnya, tuan rumah yang sangat baik berusaha  menghargai tamu yang datang. Bahkan ada biaya khusus untuk kopi, teh dan gula yang disediakan sebesar 500.000.  Hal lain yang membuat saya takjub adalah ketika ninel memberi makan kepada tukang sampah. Inilah cinta yang menginspirasi menurut saya. 
Tukang sampah tugasnya mengumpulkan semua sampah yang ada di suatu komplek, gaji mereka berasal dari pemilik rumah yang sampahnya dikumpulkan. Memberi makan kepada tukang sampah untuk zaman sekarang terutama di kota besar adalah hal yang langka. Kota besar termasuk bandung biasanya orang bersifat tidak peduli bahkan kadangkala curiga dengan orang lain.
Daropi mengajarkan kepada istrinya untuk berbagi rejeki yang dimiliki kepada orang lain. Sudah lebih setahun mereka memberikan makan kepada tukang sampah, dari mulai tinggal disana sampai sekarang. Setiap pagi sebelum bekerja tukang sampah sarapan dulu, ninel mengambilkan nasi beserta lauknya. Apapun yang dimakan itulah yang diberikan ,  tidak ada membedakan atau memberi makanan yang basi.  Karena penasaran saya menanyakan alasan ninel memberikan makanan(sarapan), mereka telah bekerja membersihkan semua sampah dilingkungan kita. Keberadaan mereka (tukang sampah) sangat penting kalau tidak maka lingkungan menjadi kotor penyakit akan menghantui kita, tukang sampah ini gajinya sangat kecil takutnya ketika mereka bekerja tidak sarapan pagi karena tidak ada uang  atau menghemat uang. Didalam rezeki kita ada hak orang lain.  itulah alasan ninel
Kata-kata ninel begitu berbekas dihati membuat saya tersentak, inikah makna cinta yang sesungguhnya adanya emosi dari kasih sayang yang kuat. Defenisi sempit tentang cinta harus dihilangkan dalam diri karena cinta itu merupakan Sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Kegiatan yang dilakukan oleh ninel secara terus menerus berupa empati, perhatian, kasih sayang, merupakan bentuk dari cinta yang sebenarnya.
Ninel mengikuti semua saran (patuh)  kepada suaminya untuk selalu berbagi dengan orang lain termasuk dengan tukang sampah. Ninel memperlihatkan kasih sayang dengan rutin memberi sarapan. Tindakan ini sederhana tapi akan terasa sulit dilakukan ketika tidak biasa dan lagi alasan kondisi keuangan membuat banyak orang berusaha tidak mau berbagi.
Berhemat dengan menekan pengeluaran menjadi tameng untuk sikap yang tidak peduli dengan orang lain. Akhirnya saya belajar cinta yang sebenarnya, pelajaran ini tidak akan ditemukan disekolah manapun . Karena ini adalah bentuk mengaplikasikan dari makna cinta sebenarnya. Inilah cinta sederhana tapi menginspirasi kita semua terutama saya.
Tulisan ini diikutkan dalam lomba blog cinta yang menginspirasi 

No comments :

Post a Comment