Silahkan Berkarya Tapi Jangan Lupakan Batas dari Sebuah Prank

May 19, 2020

Semalam saya lagi bebersih "sampah "diblog. Melelahkan juga! Menurut saya ada 2 jenis sampah dari blog yaitu spam dan broken link. Spam adalah mengirimkan pesan secara bertubi-tubi tanpa dikehendaki oleh penerimanya. Pada blog spam-nya komentar, berkali-kali komen yang tak ada hubungannya dengan postingan atau promosi judi online.
Broken link adalah tautan yang tidak bisa diakses. Keberadaannya membuat pengunjung kapok dan  mengunjungi menjatuhkan ranking sebuah blog. Keberadaannya spam tidak semenakutkan broken link tapi tetap menganggu.  Keduanya harus dibersihkan dalam periode jangka waktu tertentu.

Daftar isi

Lebih lanjut tentang broken link udah pernah saya bahas. Spam bisa dicegah oleh pengguna wordpress dengan software akismet, sedangkan pada blogger harus manual (hapus satu-satu). Sebenarnya ada cara mudah dengan memoderasi komentar.

ketika prank dianggap murni sebagai candaan

Ngebersihin sampah diblog aja udah bikin kesaal apalagi di prank sampah. Rasanya tak ada yang tidak tahu tentang hal ini, udah viral seperti keinginan si YouTuber. Adalah Ferdian paleka, tanpa bersalah melakukan prank sampah pada transpuan. Nyatanya dia juga memberikan pada anak-anak.

Ketika isi otak udah mikir konten yang out of the box dengan tujuan menjaring banyak follower, maka perasaan dan nurani dikesampingkan. Tak lagi terpikir bagaimana rasa hati korban saat menerima. Apakah dia marah, sedih atau geram.

Mungkin tulisan saya ini udah basi, kejadiannya beberapa minggu yang lalu tapi masih dibahas. Percayalah, ini kegelisahan saya yang selama ini tertunda untuk dituangkan dalam blog ini.

sejarah prank

 Menurut kamus Cambridge (dictionary.cambridge.org), practical jokes (prank) adalah sebuah tindakan lelucon kepada seseorang, namun tanpa menyakiti atau membuat kerusakan. Singkatnya, prank adalah semacam permainan pikiran untuk membuat korban bereaksi atas suatu kondisi yang sudah direkayasa.

Prank kerap disebut dengan humor praktik. Maksudnya lelucon tak hanya sekedar dari ucapan aja tapi juga ada tindakan atau aksi. Sejarah pasti prank tidak ada yang pasti, dari artikel di independent(dot)co(dot)uk berjudul “The Best Historical Pranks and Hoaxes” mengatakan prank sudah ada sejak zaman Romawi dimasa pemerintahan Kaisar Constantine pada abad ke 5. Literatur lain mengatakan sudah ada pada penghujung abad ke-13, tepatnya tahun 1392. Satu kesamaannya adalah prank merupakan asal-usul lahirnya April Mop.
 

Prank dalam kehidupan sehari-hari

Ketika mendengar kata prank yang terbayang adalah candaan yang membuat korban mengalami rasa malu, kebingungan, takut, atau ketidaknyamanan. Tujuannya perbuatan iseng itu menciptakan kesan lucu dan memancing tawa bagi yang menonton tapi tidak bagi si korban.

Reaksi korban beragam bahkan ini jadi tempat untuk menguji kesabaran. Biasanya si tukang prank bangga jika bisa  merontokkankesabaran dan ketenangan korbannya. Tak ada yang sanggup bertahan lama jika dikerjai bukan?

Rata-rata orang pernah kena prank dan reaksinya adalah marah dan menangis. Kenapa? Karena dalam kehidupan sehari-hari kita terbiasa menerima, tidak enak dan tak ada sanksinya yang membuat jera. Cukup dengan minta maaf dan menyesal tapi boong.  Eh,, kata-kata tapi booong juga lagi viral. Dikit dikit keluar kata tapi boong. Tuh ulah ferdian lagi, membuat kata ini jadi sering muncul dipercakapan.

Prank jadi subur ketika reaksi kita biasa saja. Tidak melakukan tindakan tegas, tak perlu lapor ke berwajib dulu tapi cukup memberikan reaksi dan melawan saat pelaku bertindak. Tapi ini tidak terjadi lantaran kita tidak diajarkan untuk menghadapi, kita hanya diajarkan bertahan dengan menerima. Tak ada yang salah tapi ada masanya harus melawan.

Tak hanya pernah kena prank, rata-rata orang pernah jadi pelaku dan sayangnya dia tidak menyadari. Tak percaya?  Pada momentum ulang tahun jadi sebuah pembenaran dari prank tersebut. Ketika yang ultah berharap hari kelahiranya jatuh saat kalender merah, atau teman-teman lupa. Jika tidak dihari itu dia akan ke sekolah bawa persiapan baju salin. 

Dihari dia bertambah umur akan babak belur diserang oleh lemparan telur dan air blau. Kalau ada dana lebih mereka nambahin tepung, kenapa ngak sekalian bikin kue aja? Buaha...ha

Prank lainnya adalah menempelkan tulisan dibelakang punggung tanpa diketahui orang tersebut. Isi pesannya bermacam seperti saya gila, aku suka si dia. Apapun tulisan yang bikin orang ketawa. Ada jenis prank  berbahaya bisa menyebabkan luka dan cedera seperti menarik kursi yang hendak diduduki seseorang. 

Prank makin menjamur di YouTube

Dimasa keemasan televisi, tayangan prank sudah ada dan salah satu yang terkenal dibawakan oleh Komeng. Namun seiring waktu menghilangkan mungkin kurang diminati. Namun kadar prank didalamnya tidak sesadis di YouTube. Hanya sebatas bikin kaget saja.

Semakin maju jaman prank pun makin berkembang dan intinya sama yaitu ngerjain orang. Tanpa sadar menyakiti perasaan. Kini kegiatan mengerjain orang dijadikan konten.  Siapa saja bisa membuat konten sesuka hati dengan harapan views meningkat dan yang utama menambah subscribe. Demi apa semua itu? Demi menghasilkan, tak bisa dipungkiri duit dari YouTube itu manis, mampu menarik hati semua orang untuk mencicipinya. Asalkan ada konten yang mampu menarik hati garap. Kreativitas mati karenanya. Orang orientasi duit bukan sebuah karya.

Konten yang mudah dibuat tanpa perlu mikir lama adalah prank, kenapa jahil itu kegiatan yang paling mudah dilakukan dan mampu menyedot perhatian. Asalkan thumbnailnya dibikin semenarik mungkin sehingga viewers kepo dan berkunjung.  Dan selama ini tayang prank selalu punya view tinggi . Entah dimana serunya ? Melihat orang tak berdaya dan pelaku merasa wah gitu.

Belajar prank dari Baim wong

Jika ditanya siapakah bapak prank YouTube, kita bisa menobatkan Baim wong. Awal kemunculan Chanel diisi dengan sosial experimen dan prank. Dalam hitungan bulan saja subscribe melonjak, mungkin semua prankers(pelaku prank) terinspirasi dari dia. Tapi coba lihat impacknya dia selalu didoakan walaupun udah mengerjain orang. Kenapa? Karena dalam  melakukan aksinya tidak pernah dia membuat orang kesal. Tidak pernah sampai menguji kesabaran orang. Tidak pernah membuat orang terluka, merasa lemah dan tak berdaya. Pujian ini bukan karena penggemar tapi lebih kepada realita yang sudah dilakukannya dan itu diketahui dari Chanel bapau.

Prank di YouTube itu beragam

Sebelum Ferdian paleka bereaksi, sudah banyak prank yang terjadi dan itu tidak dibenarkan. Yang paling sering dilakukan adalah pada ojol saat order makanan. Banyak sudah YouTuber yang melakukannya, order makanan dalam jumlah banyak mendadak cancel atau udah dilokasi pengantar tiba-tiba no pemesan makanan tidak bisa dihubungi.  Duaaar... Para ojol hanya bisa lemas dan tak jarang menangis. Mereka harus membayar makanan mahal yang sebenarnya bukan makanan mereka. Maksudnya daripada penasaran beli makanan seperti itu mereka lebih memilih mengumpulkan uang untuk dibawa ke rumah. 

Beberapa prank dari order makanan itu ada yang dibayarkan oleh pemesanannya tapi kok tega aja gitu. Ngerjain orang tanpa ada rasa bersalah. Endingnya ada juga yang selain dibayar makanan juga dapat hadiah tapi saya kurang setuju untuk cara itu. Bukankah lebih baik memberi dengan baik  tanpa diawali dengan nyakitin perasaan.

Prank lainnya seperti jadi gembel dan masuk ke toko bermerek, Prank mecahin kosmetik pasangan, terjadi kemalingan dsbnya. Kesemua itu tujuannya untuk menghibur ketika udah masuk media terutama Youtube. Tapi selalu pertimbangkan sebelum membuatnya. Sejatinya seorang YouTube sebelum  bikin konten itu panjang,  dia harus mikir konsep, pasarnya siapa, yang terlibat didalamnya dan editing yang menarik.

Dampak prank bagi kedua belah pihak


Tau ngak sih, menurut Psikolog Veronica Adeslla, MPsi yang dilansir dari detik health
"prank semacam ini merupakan  perilaku abusif berselubung, yaitu sama dengan melakukan bully berselubung jokes (“cuma bercanda”).  Jadi masih mau ngeprank? Masih mau jadi tukang bully?

Prank kini tak bisa cukup dihapus dengan kata MAAF tapi bisa diproses hukum. Asalkan korban melaporkan, contoh nyata si Ferdian.

Semoga saja saat ingin berkarya para YouTuber bisa mengeluarkan ide-ide tanpa menyakiti orang lain.


You Might Also Like

10 komentar

  1. Fenomena prank..kalau saya pribadi sih banyak hati yg tersakiti dengan prank ini. Semoga para YouTuber bisa mengeluarkan ide-ide tanpa menyakiti orang lain ---> ini aq setuju bgt bisa loh naikin suscribe ga dengan prank tp dengan karya.




    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya suka prank pasangan suami istri, menghibur dan tak menyakiti orang lain. Selebihnya saya tak suka. Bukankah blogger dan YouTuber itu berbeda dari yang lain karena kreativitasnya?

      Delete
  2. Prank menurutku ada yang setuju dan ga setuju, kalau udah keterlaluan aku tuh ga suka banget. Tapi sebetulnya ga jauh beda sama ngerjain, asal jangan berlebihan aku sih seru aja nonton prank.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hidup butuh hiburan tapi jangan sampai menyakiti orang, merugikan bahkan sampai mengenai harga diri orang

      Delete
  3. Sama, aku paling sebel sama prank. Langkah paling baik jangan ditonton udah. Kadang orang Indonesia udh tau gak mendidik dicaci maki tapi ditonton. Tetep aja menjamur jadinya karena duit ngalir dari view

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pilihan ada 2 ditonton atau tidak. Tak salah jika Dedy Corbuzier resah dengan tayangan alay, tak mendidik

      Delete
  4. Prank oh prank.. prank dg content positif juga kreatif dan dampaknya baik, ku setuju aja..Tp klo sdh kebalikannya..please stop!! Jgn di klik / di view..banyak prank yg bikin penasaran Krn thumbnail nya di depan begitu memancing rasa ingin tahu kita..heee...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thumbnail selalu jadi alasan orang klik.Kalau saya ngak mau rugi, sebelum klik saya telusuri channel dan liat isinya dan komentar. Kalau kebanyakan prank ngak jelas. Good bye aja

      Delete
  5. prank terkadang jadi kelewatan dan berbahaya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya... Kalau udah views aja maka kreativitas kelewat batas dan menumpulkan simpati pada orang lain

      Delete

Hai... silahkan tinggalkan pesan dan tunggu saya approve ya...
terima kasih udah berkunjung

sosial media

LinkedIn

KSB

Total Pageviews

Kelas Growth dari Growthing.id*