Manfaat Bermain Dan Menghidupkan Permainan Tradisional

June 17, 2017


Bermain bagi anak merupakan sebuah kebutuhan. Berbagai perkembangan anak bisa dicapai dengan maksimal karenanya. Anak akan mendapatkan aspek kognitif, sosial, emosional dan fisik.

Menyadari hal ini membuat saya dan si uda sepakat untuk membatasi menonton tv dan tidak memberikan gadget pada anak .

Menonton TV dianggap cara terbaik untuk mengalihkan perhatian anak ,dari pada menangis membuat pekerjaan tertunda demikian anggapan mereka . Atau daripada ada berkeliaran diluar rumah dan membuat orangtua tidak tenang ,lebih baik dikasih liat tayangan dari TV .

Baca; sulitnya mencari tontonan yang menjadi tuntunan 

Punya uang berlebih beli gadget dan lagi-lagi digunakan sebagai cara efektif untuk mendiamkan anak . Kasih liat video dan unduh permainan yang bisa menstimulasi anak dari gadget .

Benar juga sih . .  Anak lebih pintar, berbagai permainan gadget bisa ditaklukkan tapi sayangnya tidak semua aspek berkembang bisa didapatkan anak Mungkin hanya satu aspek saja,padahal aspek kognitif,emosional,sosial dan fisik harus seimbang .

Sayang sekali, masa kecil waktu yang tepat untuk pembentukkan karakter dan orangtua 'cari aman' dengan gadget dan TV .

Mungkin kami terdengar idealis atau aneh dijaman serba canggih ini . Membiarkan anak agak sedikit gagap gadget dibandingkan anak lainnya . Bukan masalah besar karena kami ingin mereka (anak-anak) punya sebuah kenangan tentang indahnya masa kecil . Jika mereka minim permainan apa yang akan dikenangnya? Dan lagi masa kecil takkan terulang!

Saya sendiri merasakan akan indahnya kenangan itu , bahkan jika anak ingin menyelami memori itu saya bisa menceritakan kembali. Bagaimana saya bersama teman berkejaran, memilih tim, menyusun strategi demi memenangkan permainan. Sebuah kenangan yang akan terus melekat.

Permaianan tradisonal  dan cerita Indah didalamnya

Permainan yang mampu menciptakan kreativitas serta melengkapi semua aspek tumbuh kembang anak adalah permaianan tradisional.

Permainan tradisional  lebih sering membutuhkan banyak orang, bisa dilakukan didalam dan luar rumah. Saat berada didalam rumah akan ada konsekuensi seperti kondisi rumah seperti kapal pecah. Disana sini berserakan. #no problem

Saat anak bermain diluar rumah mereka pulang dengan penuh keringat, kulit terbakar matahari bahkan tak jarang tampilannya kotor .Ini konsekuensinya tapi bukan masalah sebab ada kebahagiaan terpancar pada wajah mereka.

Bermain merupakan sarana untuk mencurahkan semua energi, mereka juga akan mampu memecahkan masalah,  luwes dalam bergaul.  Bahkan mampu untuk mengelola emosi.  Kesemua itu hanya akan ditemukan jika anak 'dilepas' bermain dan minim gadget .

Pembentukan karakter anak bisa melalui permainan dan akan lebih baik jika sedini mungkin. Contohnya berbagi mainan dengan teman yang tak punya dsbnya . Kondisi ini biasanya terjadi jika anak masih balita sehingga butuh pendampingan serta pengawasan dari orangtua .

Pengawasan orangtua terhadap anak makin berkurang seiring bertambah umur . Walaupun begitu orangtua perlu mengawasi anaknya untuk mencegah hal,yang tidak diinginkan seperti terluka,  keracunan, tertelan,  tenggelam. Untuk itu hal yang bisa dilakukan;
1.pilih mainan berdasarkan umur anak dan jenis kelaminnya.

2.perhatikan kondisi cuaca, jika panas atau hujan jangan biarkan anak main diluar

3. Beri batasan waktu pada anak dalam bermain agar tidak kebablasan waktu.

4.beri pengertian pada anak  untuk mengenali lingkungan tempat bermain.Jelaskan apa saja bahaya yang mungkin mengancam

5.perhatikan keadaan anak, jika tidak ceria seperti biasanya. Tanyakan apa yang terasa dan jika deman berilah tempra syrup.

6.jaga kebersihan tubuh anak dengan mandi setelah bermain dan gunakan pakaian yang bersih

7.Beri makanan yang sehat dan cukupi cairan tubuh untuk  cegah dehidrasi

Orangtua merupakan teman bermain yang pertama bagi anaknya. Bertambah umur mereka kemandirian dalam bermainpun terjadi ,mereka akan menemukan teman yang klop .


Sebagai teman pertama bagi anak , orangtua pun bisa melakukan berbagai permaian tradisonal. Permainan yang cocok dilakukan orang tua adalah dalam ruangan sebab tidak butuh banyak alat dan melubatkqb banyak orang.

Adapun permainan bisa dilakukan didalam ruangan  , sebagai berikut;
1. Permaianan yang tak butuh alat contohnya bermain peran , bernyanyi ,petal umpet dan tebak-tebakan. Permainan ini butuh komunikasi dan imajinasi, ini akan membantu anak dalam komunikasi.

2. Permainan yang butuh media/alat seperti: ular tangga  , congklak, puzzel, buliding block, menggambar dan tanah liat

Sedangkan permainan diluar ruangan biasanya saat umur anak sudah besar lebih tepatnya masa sekolah sebab mereka sudah mengenal kemandirian dan kerjasama.
Jenis permainan diluar ruangan yang bisa dilakukan adalah main bola,  main kelerang, main pasir dsbnya.




Sayang lagi mikiran apa?  Si uda membuyarkan lamunan saya.

Ahhh ...Semua itu hanyalah angan semata sebab si anak belum terlahir kedunia ini.


Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Tempra yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho. Artikel ditulis berdasarkan pengalaman dan opini pribadi. Artikel ini tidak dapat menggantikan hasil konsultasi dengan tenaga kesehatan profesional.

Sumber gambar; www. Permainantradisional.com


You Might Also Like

1 komentar

  1. Masa anak2 adalah masa paling seru utk belajar sambil bermain...

    ReplyDelete

Beautynesia

beautynesia blogbeautynesia

Iblogmarket

IBX5A99EA8C4DE69

Like us on Facebook

blogger muslimah

Flickr Images

Daisypath Anniversary tickers