Menikmati Ganjaran Bolos Bareng

February 09, 2016

Sudah 2 bulan lebih motor tidak dibawa ke bengkel untuk servis, walaupun tidak ada masalah tapi seperti kata bijak lebih baik mencegah daripada mengobati maka papi mewajibkan harus melakukannya. Pemilik harus bertanggung jawab kepada motor yang diamanahkan kepadanya seperti mencuci dan menyerfisnya ke bengkel resmi, tapi saya paling malas ke bengkel. Menunggu motor selesai dikerjakan itu membosankan, mau pulang dulu kok  rasanya tanggung bolak balik.
Berbagai cara dilakukan dibengkel untuk membunuh waktu seperti menonton televisi , menyeruput minuman kotak yang disediakan, mengotak-atik ponsel sambil buka jejaring sosial. Acara televisi terasa membosankan, minuman udah habis dan baterai ponselpun sekarat saya bingung mau apa lagi? Otomatis kantuk tidak bisa kompromi karena angin sepoi-sepoi manja.  Rasanya  pengen membaringkan kepala dikursi dan tidur. Ziiizzzzzzzzzz, tapi malu ahh

Tiba-- tiba,
Apa kabar k ? Lama ya kita tidak ketemu ya? Sebuah suara mengagetkan saya sehingga membuat kantuk lenyap.
Ehh, Redo , Kabar k baik. Tak terasa 10 tahun kita tidak ketemu

Redo, merupakan teman akrab saya semasa SMA, kami sekelas selama 2  tahun dan ketika kelas 3 kami berpisah karena beda jurusan tapi sering say hello saat ketemu dimanapun. Walaupun berteman gitu tapi kami tidak pernah cinlok, entah kenapa ya? he..hee
Rado sebenarnya tidak akan servis motor tapi sedang ada keperluan dengan temannya yang bekerja disana, jadi sambil membunuh waktu kami cerita kehidupan sekarang dan nostalgila. Bukan salah ketik ya, ini benar kok cerita nostalgila.   

Sekian lama cerita masa lalu bergulir dari mulut , tapi ada satu yang paling berkesan dan selalu membuat kami tertawa bahkan Redo ngak nyangka saya bisa terlibat didalamnya. Bukan apa-apa karena semasa SMA saya ini pendiam dan sering habiskan waktu. untuk belajar bahkan jarang ikut acara yang tidak penting dengan teman-teman. Penyebabnya karena saya berasal dari SMP yang berbeda dengan teman  yang lain, menjadi minoritas dan harus adaptasi itu sulit broo. Selain itu orangtua  tidak menyukai kegiatan yang tak jelas gunanya jadi mereka tidak mendukung . Bisalah dikatakan saya sedikit kuper dengan teman untuk hal yang tidak jelas. 

Kemaren aku ke sekolah dan ternyata banyak yang udah berubah tapi kenangan itu semoga tidak hilang. Tau gak k aku  melakukan wisata keliling, ? 
Wisata keliling , apaan tu do? 
Jadi aku menelusuri setiap jengkal sekolah dimulai dari kantin, Musolla, kelas, pustaka, lapangan dan satu tempat yang berkesan banget bagi kita anak 1.2. Kamu masih ingatkan? cerita redo  
Tempat berkesan?? Hmmm, apa yaa? ingatan saya mundur ke belakang mencari tempat berkesan itu.
Ooh iya... saya ingat redo kejadian waktu kita bolos masal redo. 
Flash back: 
Setelah istirahat kedua kami harus belajar Bahasa inggris dengan pak jon, Guru kami ini selalu stay dikoperasi jam istirahat mendapatkan tugas tambahan untuk mengelola koperasi. Akibat tugas ini sering telat masuk untuk mengajar , kami senang bangetlah jam pelajaran terpotong karenanya bahkan  ada teman saya sengaja memperlambat bapak jon dengan jajan lagi saat bel udah bunyi. Huk-huk , Kenakalan remaja

Tak selamanya upaya membuat masuk kelas bapak berhasil, hari ini pak jon lagi mood ngajar begitu bel berbunyi langsung bersiap ke kelas. Kami berlari mengejarnya tapi terlambat pintu telah ditutup sehingga banyak dari kami yang masih berkeliaran mematung di depan pintu. Kami memohon izin masuk tapi tidak bisa, kami menunggu jam berakhir diluar.

2 hari berlalu hukuman belum juga ditentukan, beberapa dari kami melakukan pendekatan dengan pak yon tapi bapak tetap tak izinkan belajar. 

Seiring berjalan waktu berharap kemarahan berakhir ternyata tidak, sudah seminggu kami tak jelas nasibnya. Hingga kami diminta membuat pernyataan diatas kertas segel.Kertas ini bukan sembarang kertas karena memiliki kekuatan hukum kalau berani melanggar akan dikeluarkan dari sekolah dan tidak bisa menuntut apapun.

Hukuman kayak gini membuat kami gentar, tak ada wajah yang berani ketawa seperti sebelumnya. Semua lesu mendegarkan isi pernyataan yang harus dibuat, bahkan redo yang ramai dan bisa buat suasana cair terdiam.

Nyesal ya do? Kenapa kamu harus gabung dengan kami? Kamu bisa kasih alasan sakit sehingga tidak perlu belajar duluar seperti ogi.  
Ngak kok k, malahan dikelas rasanya ngantuk karena kurang anggotanya..Bagaimana perasaanmu k?  Jujur aku heran kok kamu mau terlibat , biasanya kamu rajin duduk dikelas.Gimana rasanya k?Tanya redo
Saya merasa biasa saja tak ada yang perlu ditakutkan, sesekali melakukan kesalahan tak apa. Hukuman harus diterima dan dinikmati, dan lagi ini bolos bareng kok. Saya rasa ini  ini proses kedewasaan yang harus dilalui.  
Redo mengangguk dan bertanya lagi. Bagaimana kamu akan minta tanda tangan orangtua? Ingat k, Surat ini harus diketahui orangtua sambil mengacungkan kertas segel ke udara.

K....., masih di sini kan? Redo mennguncang bahu saya. . Gimana lanjutan surat itu?
Waktu minta tandatangan papi saya kira akan dimarahi ternyata malah papi tertawa dan bangga karena anaknya sudah dewasa. Oh iyaa, saya ingat sekarang tempat kenangan anak kelas 1.2 itu ada dibawah pohon . Kita Menunggu jam bahasa inggris berakhir sambil menunggu hukuman. 
Pemilik Motor BA 3233 , harap menuju kasir.
Redo, motor saya udah selesai . Terima kasih udah membuka memori tentang bernostalgila. Seru bisa kembali ke masa lalu,  seru saya

Tulisan ini diikutkan dalam giveaway Nostalgia Putih Abu

You Might Also Like

2 comments

  1. Aku blm pernah bolos yg keluar sekolah. Pernah bolos alasan sakit, bobok di uks hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya bolosnya ngak sengaja, gara-gara malas tunggu guru di kelas mas. He..he

      Delete

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images

Daisypath Anniversary tickers