Menebar Kebaikan dengan Masker untuk Teman TuLi

April 30, 2020

Senyummu terhadap wajah saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi)

Terpenjara! Kaki ingin melangkah tapi terhalang. Ingin tertawa lepas teman tak ada. Terikat tanpa tali.Semua sepi dan sunyi. Aku ingin bingar, bosan dan penat, perasaan dan keinginan 2 bulan ini. Hufft... Pandemi covid-19

Mungkin rasa ini tidak seberapa dibandingkan dengan sunyi yang mereka alami. Didalam dan diluar rumah sama saja, tak bisa mendengar. Berteman dengan kesunyian. Mereka adalah teman Tuli.

Tentang teman Tuli disekitar kita 

Tuli di dalam KBBI dibedakan dua makna. Tuli dengan huruf "t" kecil berarti tidak dapat mendengar karena rusak pendengarannya; pekak; atau tunarungu. Sedangkan Tuli dengan "T" kapital berarti tidak bisa mendengar dan menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi.

Orang Tuli lebih suka disebut "Tuli" karena terminologi ini mewakili identitas mereka yang memiliki kebanggaan berkomunikasi dengan bahasa isyarat, serta menunjukkan kemajuan dan kemampuan berfikir yang luas. Artinya mereka hanya punya kekurangan tak bisa mendengar, selebihnya sama dengan yang normal.

Dalam berkomunikasi orang Tuli menggunakan Bisindo (Bahasa Isyarat Indonesia) yang berisi gestur dan ekspresi. Proses komunikasi terjadi ketika ada teman dengar yaitu yang memahami bahasa isyarat 'berbicara' dengan mereka.

Masker bagi teman Tuli

Teman Tuli sama seperti kita mengikuti semua anjuran untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19  dengan diam dirumah, jaga jarak, cuci tangan dan bermasker. Tak ada yang berat bagi mereka kecuali bermasker.

Tameng wajah ini mereka gunakan    untuk keselamatan dirinya dan orang lain. Tapi mereka harus berjuang lebih karena mendapat kesulitan saat komunikasi, tidak bisa membaca gerakan bibir. Sebuah masalah sepele bagi kita tapi besar bagi teman Tuli.

Disetiap kesulitan ada jalan, tak semua orang menutup mata. Masih ada yang melihat hal ini sebagai masalah. Adalah Fadel Muhamad dan kawan-kawannya dari @firstmeet.project berhasil membuat masker yang ramah untuk teman tuli. Mahasiswa  Psikologi UIN Jakarta ini prihatin dengan seorang anak dilingkungannya bernama Amin.

Selama ini komunikasi Amin lancar, saat berbicara teman-temannya menggunakan bahasa isyarat bibir, sehingga pesan dapat ditangkap.  Kini ia terkendala karena teman-temannya memakai masker.

Jauh sebelumnya sudah ada masker ‘ekspresi’ yang diciptakan oleh mahasiswa di Florida. Namun, desainnya disempurnakan oleh Fadel Muhamad dan kawan-kawannya.

Tampilannya Seperti masker kain lainnya 


Dalam membuat masker Fadel dan kawan-kawannya menggunakan bahan kain pada umumnya seperti  katun , flanel, dan linen. Sedangkan kain jenis sutra kurang direkomendasikan karena memiliki kemampuan menyerap partikel virus lebih rendah hanya 54%.

Sebelum memperkenalkan maskernya ia melakukan uji coba meliputi sudahkah sesuai standar(menutup hidung dan mulut) kenyamanan, dan tampilan. 

Inovasi Fadel dan team @firstmeet.project membuat banyak pihak seperti perorangan, komunitas dan SLB yang menghubunginya. Sayangnya, ketersediaan masker ini masih bergantung pada donatur. untuk produksi lebih banyak. "Jadi jumlah yang kami buat tergantung dari berapa jumlah donasi yang masuk,” ungkap mahasiswa berusia 21 tahun itu.

Di Kabupaten Sleman Dwi Rahayu Februarti (41), juga membuat inovasi masker untuk  orang berkebutuhan khusus berkomunikasi. Menurutnya" kalau masker yang ditutup total, teman-teman Tuli sulit berkomunikasi".

Apakah kesamaan kedua masker ini? Dibuat dari kain dan diberi  potongan mika ditengahnya. Tujuanya agar pengguna (teman dengar) dapat membantu para teman tuli dalam membaca gerak bibirnya. 

Tebarkan kebaikan dengan sedekah

Amalan luas itu bernama sedekah

Kita selalu menyempitkan makna dari sedekah yaitu memberikan harta kepada yang membutuhkan. Padahal, sedekah itu segala amal, atau perbuatan baik. Seperti  diriwayatkan muttafaq ‘alaih dari sahabat Jabir bin ‘Abdullah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda, “Setiap perbuatan baik adalah sedekah.

Hadis ini mengajarkan kita bahwa bersedekah itu luas cakupannya, bahkan termasuk melakukan hal baik secara sukarela dan ikhlas. Berkorelasi juga dengan hadis Rasul yang lainnya "Janganlah kalian meremehkan perkara-perkara kecil, karena segala sesuatu bisa bernilai sedekah"

Lihatlah betapa Islam memudahkan seseorang bersedekah, bahkan untuk hal paling kecil dan ringan pun kita bisa melakukannya yaitu tersenyum.  Rasulullah Saw juga bersabda: “Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah"

Ketika logika dan iman bertarung

ALLAH Subhanahu wa Ta’ala sangat menyukai hamba-hamba-Nya yang mau mengeluarkan harta di jalan-Nya. Banyak ayat Alquran yang membahas tentang sedekah salah satunya dalam Qs Al-Baqarah 268


الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلا وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

"Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat buruk (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui" 

Aku akan sedekah ketika punya uang berlebih, Bagaimana mau sedekah sedangkan untuk kebutuhan sehari-hari masih belum cukup?  
Pernahkah kita seperti ini, ingin memberikan uang tapi suara hati lainnya melarang?  Begitulah cara setan menakut-nakuti dengan menanamkan rasa ketidakcukupan  hidup. Memaksa kita memainkan logika , ketika memberi orang maka uangmu akan berkurang.

Berbuat baik jika menyangkut uang sulit, namun jika ingin berdekatan dengan Allah SWT dan mendapatkan rahmat-Nya paksa dan latihlah diri bersedekah. Ada 3 cara memaksa hati mau bersedekah yaitu dengan  membolak balik hati, posisikan diri kita sebagai si penerima dan bagaimana jika tak ada yang membantu pasti sedih.

Cara kedua dengan tidak membiarkan pikiran berperang, akan selalu ada 2 suara hati menolak dan memberi. Jangan pernah biarkan menang kekikiran, jangan takut hidup tak cukup, jangan takut miskin. Dan cara terakhir pikirkan manfaat sedekah.

Manfaat sedekah itu nyata

Bersedekah itu tak hanya meringankan si penerima tapi juga memperbaiki diri si pemberi atau disebut juga dengan tadzkiyyatun nafs ( pembersih pribadi lahir batin) Jika hati bersih, rahmat Allah Swt akan mudah menghampiri.  

Banyak dalil yang menceritakan keberuntungan, keutamaan, dan kemuliaan orang-orang yang bersedekah. Tak hanya diakhirat saja ia beruntung di dunia pun juga mendapatkan balasan.

Orang yang senang bersedekah ia akan dengan Allah, dosanya dihapus layaknya air memadamkan api, mendapatkan naungan di hari akhir, Pahalanya berlipat ganda Memberi keberkahan terhadap harta ,Tolak bala’ dan sakit

Dari  banyak manfaat bersedekah ada 3 kebaikan berbagi yang dibalas langsung di dunia yaitu :
  • Memberikan keberkahan hidup
Pernah ada masa saya dan kedua adik kuliah bersamaan. Bukan masalah jika orang tuaku kaya atau punya jabatan bagus, tapi mereka hanyalah pegawai biasa. 
Menyisihkan gaji untuk makan dan kuliah anak-anaknya hal yang mustahil. Kuasa Allah siapa yang tahu, kami selesai studi tepat waktu dan tak ada satupun yang datang menagih hutang. Tidak ada harta benda tergadai. Lalu apa rahasianya? Ternyata,  orang tua saya adalah rajin bersedekah, mengeluarkankan zakat penghasilan dan pernah berpikir 2 kali saat memberi orang lain.

  • Tolak bala
Banyak cerita yang saya dengar tentang orang yang terhindar dari bahaya karena rajin sedekah.
  • Menyembuhkan penyakit
Rasulullah Saw bersabda:

دَاوُوا مَرْضَكُمْ بِالصَّدَقَةِ
“Obatilah orang sakit di antara kalian dengan sedekah.” (H.R. Abu Dawud).

Sebuah kisah promil sari Zahara menyentuh hati, semua ikhtiar dari medis dilakukannya hingga menguras tabungan. Pada akhirnya dia dilema uang tersisa sedikit tapi masih berkeinginan untuk bersedekah. Dan keikhlasan itu dibalas Allah dengan rejeki dari arah tak disangka-sangka. Bahkan ia hamil. Kisah lengkapnya baca di IG-nya dengan hastag #promilwawandansari

Menebar kebaikan bersama Dompet Dhuafa

Dizaman sekarang yang serba canggih kita kadang tidak sempat turun langsung menyalurkan zakat, infak dan shadaqah. Ambil smartphone dan buka web dompet dhuafa atau IG dompetdhuafaorg

Tak perlu ragu menebar kebaikan tidak pada orang yang berhak sebab dompet dhuafa sudah berpengalaman. Lembaga ini berada bawah nauangan Yayasan Dompet Dhuafa Republika, sejak dibentuk ditahun 1993 sampai hari ini sudah banyak kaum dhuafa yang terbantu.

Bantu masker untuk teman tuli

Ada 5 program utama dompet dhuafa yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dan dakwah serta budaya.  Sebenarnya program lainnya juga ada disesuaikan dengan situasi termasuk saat Pandemi covid-19. Ada donasi lawan Corona.

DD Sulsel membuat untuk masker Teman Tuli

Keberadaan masker transparan sangat dibutuhkan oleh teman Tuli dimasa Pandemi ini.  Fadel Muhamad berinovasi untuk teman Tuli tapi ia tak bisa maksimal produksi karena terkendala dana, sedangkan Dwi Rahayu Februarti hanya bisa membuat beberapa buah dan itupun dibagikan kepada tetangganya. 

Lalu bagaimana dengan teman Tuli di wilayah Indonesia lain? Akankah kita biarkan mereka kebingungan? Saat telah ada yang sedekah pemikiran (membuat masker) mengapa kita tidak mendermakan harta ke dompet dhuafa?
  • Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Menebar Kebaikan yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa”

Sumber :
https://muslimahdaily.com/news/item/3514-ide-kreatif,-masker-transparan-untuk-teman-tuli.html

http://ikmalonline.com/hakikat-sedekah-menurut-perspektif-al-quran/

https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/regional/read/2020/04/18/09232941/warga-sleman-buat-masker-transparan-agar-penyandang-bisu-tuli-mudah

You Might Also Like

0 komentar

Hai... silahkan tinggalkan pesan dan tunggu saya approve ya...
terima kasih udah berkunjung

KSB

yang diikuti

Blogger Perempuan
Indonesia hijab blogger

Like us on Facebook

Total Pageviews

Flickr Images

Daisypath Anniversary tickers