Monday, 29 February 2016

Persiapan Pernikahan Perlu Mamak

Anak dipangku kemenakan dibimbing
urang kampung dipatenggankan
Ungkapan ini menjelaskan bahwa mamak /om berkewajiban adil terhadap anak dan kemenakan/keponakan. Mamak harus bisa mendidik keduanya. Dalam adat minangkabau yang menggunakan sistem materinial telah ada pembagain tugas yang jelas perempuan sebagai pemegang harta pusaka dan mamak berperan penting sebagai pengembang dan pemelihara harta, pelindung anggota keluarga, dan bertangung jawab terhadap kemenakan  . 

Tanggung jawab mamak terhadap kemenakan terjadi  pada semua aspek dalam  kehidupan dari hal kecil sampai dengan besar, seperti mendidik kemenakan dan mencarikan jodoh. Setelah kemenakan menikahpun mamak masih bertanggung jawab menjaga kemenakannya. . Mamak yang dimaksud disini adalah saudara laki-laki ibu.

Defenisi lain mamak adalah sebagai pemangku adat, mamak disini bertangung jawab terhadap keberlangsungan sukunya secara adat. Dalam kehidupan sehari-hari mamak dipanggil dengan datuk , seorang datuk merupakan penghulu yang menjadi pimpinan tertinggi dari suatu suku, jadi mamak juga disebut sebagai penghulu. Untuk menjadi datuk pada satu suku harus ada syarat-syaratnya. Seorang datuk yang ada didalam suku harus lebih arif bijaksana, memiliki budi pekertiluhur, berwibawa karena semua persoalan akan dibawa oleh kemenakan untuk dicarikan penyelesainnaya. 

Kemanapun orang  minangkabau merantau butuh mamak, Hal ini sangat terasa bagi saya yang merantau dan jauh dari mamak. Saat ini modernnisasi sudah mulai menggerus kehidupan mamak tidak lagi bertanggungjawab mutlak terhadap kemenakannya, tapi untuk dareah yang belum menjadi kota mamak akan terasa penting ketika ada pernikahan, kelahiran dan kematian. Peristiwa-peristiwa ini melibatkan banyak orang sehingga butuh koordinator , mamak akan menyuruh kemenakannya untuk bergotongroyong membantu, tapi hal ini kan terjadi jika peranatau  bersandar pada seorang mamak agar bisa diakui sebagai kemenakannya. Untuk itu perantau tersebut dan keluarganya harus melakukan adat diisi lembaga dituang. Artinya mengikuti adat yang digariskan dengan melaksanakan kewajiban adat sebagaimana kemenakan terhadap mamak. Peranatau yang bersandar pada mamak harus yang satu suku dengannya , kemenakan jenis ini disebut kemenakan bertali adat 

 Persiapan Pernikahanpun Perlu Mamak

Menikah itu tidak hanya mempersiapkan fisik dan mental tapi juga harus menyelesaikan sejumlah administrasi untuk mendapatkan dokumen surat nikah sebagai bukti sahnya pernikahan berdasarkan hukum dan perundang-undangan yang berlaku. Umumnya syarat dokumen pernikahan itu KTP, Pasphoto, KK, ijazah terakhir, surat pengantar dan surat pernyataan belum pernah menikah. Setelah dokumen ini lengkap maka akan dibawa ke kantor kelurahan untuk dibuatkan surat numpang nikah/NA

NA ini harus diurus jika domisili calon pengantin wanita berbeda dengan calon pengantin lak-laki, ketika saya mengurusnya di kantor walinagari/kelurahan maka saya harus melampirkan surat izin dari mamak.,untungnya sudah bersandar pada mamak yang satu suku. Kalau tidak ada surat ijin dari mamak bisa juga tapi karena lingkungan tempat saya belum kota akan terasa janggal. Syarat administrasi saja perlu mamak apalagi mau mengadakan acara pernikahan yang butuh bantuan banyak tenaga untuk memasak, mendekorasi. Perkataan mamak harus diikuti oleh kemenakannya sepanjang itu baik, termasuk ketika mamak menyuruh membantu diacara pernikahan.  

Setiap laki-laki dewasa diminangkabau bisa menjadi mamak untuk kemenakan yang bertali darah atau untuk kemenakan yang bertali adat dengan menjadi penghulu. Penghulu bukan sembarang orang tapi ada syarat yang harus dipenuhi oleh seorang mamak untuk bisa mencapainya.