Berharap Pesantren Impian itu Real

November 20, 2015

Membaca itu mengasyikkan, apalagi jika membaca sebuah cerita fiksi. Bagaimana tidak asyik rasanya, saat membaca sebuah buku indra mata akan mengajak otak untuk Kerja... kerja... kerja. Mata menelusuri setaip kata demi kata sedangkan otak mengingat semua informasi yang dibaca serta menerjemahkannya menjadi sebuah rangkaian cerita . Ketika membaca terutama fiksi,pembaca kan menjadi tokoh dalam ceritanya.
Membaca cerita fiksi sesekali tak ada salahnya , cerita fiksi janganlah dipandang  sepele dan hanya menghibur saja tapi ada kok pelajaran yang bisa dipetik. Ada satu buku yang sampai hari ini saya suka banget buku itu berjudul Pesantren impian. 


Saya yakin banyak yang sudah tak asing membaca buku karangan Asma nadia ini, apalagi saat ini banyak karyanya yang udah diangkat kelayar lebar. Cerita pesantren impian ini udah lama saya baca , cerita ini dimuat dimajalah annida. Setiap bulan saya menunggu majalah ini cepat terbit karena pensaran dengan lanjutannya. Walaupun ini cerita lama tapi tapi konflik yang terjadi cocok dengan kondisi sekarang.Dari Pada penasaran inilah sinopsisnya
Lima belas remaja putri dan putra dengan masa lalu kelam, menerima undangan misterius untuk menetap di Pesantren Impian. Sebuah tempat rehabilitasi di sebuah pulau yang bahkan tak tercantum di dalam peta. Seharusnya semua bisa mengatasi masalah dan kembali pulang untuk menjadi pribadi yang baik, tapi siapa yang menduga sederhana. Siapa menduga bahwa berbagai kejadian menegangkan kemudian terjadi?
Dimulai dari kasus pembunuhan yang terjadi disebuah hotel di medan yang dilakukan oleh si gadis. Rini yang tak tahu siapa yang memperkosanya karena bayangan terlalu sempurna untuk ditebak, bahkan rinipun hamil. Tragedi yang tak terduga terjadi saat siswa lain terbunuh. Situasi makin kacau membuat tengku budiman turun tangan, pemilik pesantren ini.  Rahasia apa yang dimiliki oleh tengku budiman sampai rela membuat pesantren dan mendatangkan remaja yang punya masalah ? Apakah hubungan yang terjadi antara tengku budiman dengan lima belas remaja ini?

Ketegangan yang terjadi saat membaca cerita ini bahkan setiap pembaca akan menebak teka-teki yang terjadi. Cerita yang tak membosankan bahkan memaksa untuk menamatkannya. Saya penasaran dengan tokoh gadis yang mampu memakai topeng untuk menutupi jati dirinya, Kerennn untuk asma nadia yang mampu menyembunyikan identitas gadis dan baru terungkap diakhir cerita. 
Banyak pelajaran yang bisa  diambil dari cerita ini seperti:

  1. Pelaku kejahatan bisa terjadi dari lingkungan terdekat ini dari kisah rini
  2. berbuat baik itu harus tapi jangan sampai untuk berbuat baik menghalalkan yang salah ini tergambar dari kisah si gadis 
  3. jika allah ingin meninggikan derjat sesorang itu mudah ini tergambar dari si gadis yang menikahi lelaki kaya dan baik
  4. Apa yang dilihat mata dan didengar telinga belum tentu benar jadi perlu chek dulu sebelum memutuskannya 
  5. Cerita ini menggambarkan dalam kehidupan nyata akan banyak orang bertopeng dan berlindung dibalik topennya. 
  6. Hidayah allah itu harus dijemput 
Saya berharap pesantren impian ini benar-benar ada dan bisa memperbaiki akhlak generasi muda

"postingan ini diikut sertakan dalam first giveaway buku inspirasi "

You Might Also Like

1 comments

  1. terima kasih sudah berkunjung teman-teman. Saya sudah lama baca. Rugi jika melewatkannya

    ReplyDelete

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images

Daisypath Anniversary tickers