Sekelumit Cerita Dibalik Blog

October 10, 2015

Tahun 2010 merupakan awal perkenalan dengan blog.  Ceritanya saat lagi browsing tugas kuliah , iseng buat akun gmail lanjutkan ke blog. Tutorial buat blog itu saya ikuti dan tara.... terciptalah sebuah blog gratisan. Pemilihan alamat blogpun asal saja, yang penting blog jadi dan hias sesuka hati. Tampilan blog saya saat itu cantik banget semua aplikasi seperti jam, teks berjalan, kalender bahkan sampai mp3 pun saya letakkan di blog. Hasilnya blog cantik tapi berat. Setiap bulan saya ganti template apalagi kalau udah Bw liat blog orang pasti bawaannya tak puas akibatnya blog kacau tampilannya. Melihat kebelakang terasa saya alai banget karena alamat blog yang asal, template berubah terus serta postingan yang minim. Rentang waktu 2010 saya hanya mampu menulis 1postingan dan itupun dari tugas kuliah. Saya hiatus untuk waktu yang lama.Memasuki tahun selanjutnya udah lebih banyak itupun tujuannya mencegah blog mati. 


Tahun 2013 postingan sudah puluhan ini terjadi karena galau. Saya butuh pelampiasan yang nyata tapi tak merugikan orang lain. Mata ini lelah menangisi dan mulutpun lelah bercerita , maka melalui blog saya bebas menuliskan semuanya. Semua tulisan saya drafkan ketika ketenangan datang saat itulah saya sortir mana yang layak tayang. Menulis menjadi obat terbaik, membaca cerita orang lain jadi sebuah hiburan. Keisengan pun datang saya mencoba ikut lomba blog. Harapannya bisa berkompetisi itu saja, berpikir menang tak berani karena  tau kualitas tulisan saya dan ternyata saya bisa menang kecil (jadi 15 besar) rasanya senang banget.Saya makin senang mengikuti lomba bahkan sering diskusi tema yang mau diangkat untuk postingan selanjutnya. Sayangnya tak semua orang bisa menghargai pernah ada yang nyeletuk kesannya meremehkan gitu tentang blog. Teman saya malah berkata menulis itu gampang , kalau saya susah harus mikir isi dan gambar yang pas. Pernah saya berkali-kali welfi dengan orang yang sama hanya untuk mendapatkan gambar yang bagus, sampai si narasumber mukanya Bt banget. Mungkin bagi dia mudah untuk menulis karena dokter. Saya kesal bahkan menantangnya untuk menulis sebuah topik lomba, sayangnya sampai hari ini belum satupun karyanya saya lihat. 

Menulis bisa jadi obat dan saya telah membuktikannya, melihat saudara yang rada stres menghadapi rumah tangga yang tak indah saya menawarkan solusi untuk menulis, daripada di medsos mending di blog. Saran saya ceritakanlah daily life nya, pasti akan ketemu cerita yang sedikit mirip dengan orang lain. Hasilnya lagi-lagi saya ditertawakan, rasanya sakit aja #lebai ya
Menulis diblog banyak manfaatnya , seperti:
1. Obat untuk jiwa yang galau
2. Mengembangkan kreativitas
3. Membuat pintar ini saya rasakan banget, mau nulis terutama kontes pasti cari bahan. Otomatis baca sumber naah ilmu pasti nambah. Saat mengeluarkan ide melalui tulisan pasti baca materi bahasa indonesia dulu kan? Maksudnya membaca mana awalan, akhiran, tanda baca dll.
4. Merekam setiap momen, manusia ini pelupa.Tidak semua peristiwa bisa terekam diotak, perlu sebuah reminder contohnya blog
5. Banyak teman, bw kenalan akhirnyan jadi teman seruuu kan?
6. Nambah ilmu, apalagi jika ikut komunitas.Sayangnya saya sampai saat ini belum ikut komunitas. Bukannya sombong tapi karena saya tak pd . Jadinya ilmu saya masih jalan ditempat.
7.Ciptakan peluangmu, naah ini jatuhnya kebonus menurut saya dengan cara mengikuti lomba blog sering menang.
Itulah sekelumit cerita tentang blog saya.
Tulisan ini diikutkan dalam giveaway cerita dibalik blog

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images

Daisypath Anniversary tickers