Monday, 5 October 2015

Pilihan Piknik Ke Kebun Teh di Sumbar

Pasti kurang piknik, pernyataan ini beberapa kali mengalir ditelinga dan awalnya saya kurang begitu paham. Menyimak sosmed barulah rasa paham itu datang, halaaah ketahuan tidak gaul he....hee. Ternyata ungkapan ini ditujukan kepada yang suka marah tak jelas, galau dll. Sebegitu besarnya dampak kurang piknik terhadap diri sendiri wajar kalau mulai membudayakan piknik didalam kehidupan minimal setahun sekali. Apakah ada orang yang tak piknik dalam setahun itu? Ternyata ada ,walaupun melakukan perjalanan dinas tidak bisa dikatakan piknik menurut saya karena menurut kamus bahasa Indonesia defenisi piknik adalah bepergian kesuatu tempat di luar kota untuk bersenang-senang dengan membawa bekal makanan . Perjalanan dinas tak bisa seutuhnya memenuhi kriteria piknik dikarenakan tujuannya bukan untuk menyenangkan hati tapi lebih untuk melaksanakan pekerjaan dan lagi tidak ada bawa bekal.
Besarnya tantangan pekerjaan yang dilewati hari kehari  akan mengakumulasi dipikiran sehingga membuat kejenuhan , akibatnya produktivitas juga menurun sehingga pencapaian tak akan maksimal. Piknik walaupun sehari saja akan mencuci semua kekusutan otak sehingga ketika memasuki rutinitas otak kan jernih lagi. Selain kerja yang buat jenuh masa kuliah juga terasa berat terutama semester akhir semuanya berkumpul menyatu diotak dari laporan habis KKN yang udah menunggu untuk diperbaiki, mendekati pembimbing untuk bimbingan skripsi harus ajukan dulu masalah yang ingin diteliti . Saya jenuh banget apalagi saat mau skripsi ketemu pembimbing yang super sibuk susah cocokin jadwalnya dengan pembimbing lain. Selain itu beberapa kali ajukan masalah untuk diteliti ditolak terus dengan alasan udah biasa perlu sesuatu yang beda,#pusing pala bukan berbi

Saya merasa perlu keluar sejenak dari semua rutinitas yang membosankan ini dengan melakukan hal baru salah satunya dengan melakukan piknik. Piknik sendiri itu rasanya kurang mantap jadi perlu mengajak teman dengan tingkat jenuh yang kronis dan ternyata banyak yang berminat . Alasan lainnya saya ngajakin banyak orang karena mau rental mobil, biaya rental mobil  pastinya butuh banyak duit jadi butuh dukungan dana dengan cara memperbanyak pengikut sehingga sumbangan tidak terlalu besar cara irit tapi masih bisa piknik. Memilih menggunakan kendaraan sendiri (rental) lebih nyaman tak merasa terikat dengan waktu karena bisa mengatur jadwal pulang. Pokoknya maksimal menikmati piknik tanpa merasa takut tak bisa pulang karena angkot/kendaraan tak ada.
 
foto sebelum berangkat
Rencana ini terkesan dadakan karena memutuskannya 1 hari sebelum berangkat yang lebih mengejutkan kami merental 2 mobil kesimpulan sementara semua orang butuh piknik. Kami memilih tempat yang sejuk dengan pemandangan indah yang pasti dan sejuk serta tidak jauh dari kota padang,  semua sepakat ke kebun teh yang berjarak 65 km . Selama ini banyak masyrakat diluar sumbar mengetahui keberadaan kebun teh terdapat dikawasan puncak bogor, ternyata di sumbar juga .  Lokasi kebun teh ini terdapat di alahan panjang kabupaten  Solok dan tak jauh dari sini juga objek wisata alami yaitu  danau diatas dan danau dibawah, danau ini dikenal juga dengan nama danau kembar. 

Minggu pagi setelah jam kuliah kedua berakhir kami bersiap berangkat, adapun pemilihan hari bukan disengaja karena hanya inilah waktu kami bisa berkumpul. Waktu seminggu kami berkumpul hanya 2 hari yaitu sabtu dan minggu , begitulah kalau mengambil kuliah transfer dari diploma ke strata satu sedangkan hari lainnya digunakan untuk bekerja.  Perjalanan ke solok memakan waktu kurang lebih 2 jam . Rute kami dari padang menuju arah  timur melewati jalan indarung. Jujur baru kali saya melihat pabrik semen indarung, kalau tak piknik takkan  pernah tau . Pemandangan di daerah indarung  selain pabrik semen juga ada lokasi bukit kapur disebelah kanannya. Rasa lelah duduk di mobil terbayar sudah dengan melihat hamparan  teh  yang menghijau dari jauh . Mata terasa sembriwing semua beban mendadak lenyap kami berhamburan dari mobil seperti lepas dari sangkar tertawa bebas dan yang pasti berfoto-foto sepuas hati. Kebun tek di sini tak kalah dengan yang dipuncak bogor malahan di sini kita masih bisa senyum , lalu lintas lancar  tak ada macetnya
lelah saatnya istirahat







Puas di kebun teh saatnya menuju danau kembar, pemberian nama kedua danau ini unik banget karena letaknya berkebalikan. Danau di atas dapat dilihat karena terletak dibawah sedangkan danau dibawah harus melalui jalan ke arah atas bukit.  Mata dimanjakan lagi dengan perairan luas   dan saat melanjutkan foto-foto. Tak  terasa perut berbunyi saatnya makan , sebelum berangkat kami menyiapkan  bekal nasi bungkus. Makan terasa nikmat perut lapar dan yang pasti memandang  air danau yang bersih, ingin rasanya berenang sayang sekali tak ada yang bawa pakaian salin.

membelakangi vila

masuk air

senior
Danau kembar ini bagus untuk piknik karena pemandangan alamnya indah pasti akan membuat betah apalagi bagi yang mau menikmati dinginnya malam karena telah disediakan vila , tapi sayangnya tidak terawat dan kotor bahkan sampah berserakan . Apapun itu kekurangannya piknik bagi saya penting banget karena bisa membuat pikiran jernih lagi dan yang pasti ini merupakan ajang berkumpul untuk terakhir kalinya dengan teman-teman.  Kami sibuk dengan persiapan wisuda tak ada waktu lagi dan sampai sekarang masih suka mengomen foto tersebut. Kebun teh ini bagus tapi jika ada kesempatasn saya mau liburan di bogor untuk lihat puncak , kebun raya bogor , IPB . walaupun takkan bisa kuliah di sini minimal bisa foto di kampus IPB lumayanlah 
 Tulisan ini diikutkan dalam Lomba Blog Piknik itu Penting

No comments :

Post a Comment