Saturday, 20 December 2014

Impian Ibu Impianku juga

Kebaikan ibu takkan bisa tergantikan walaupun saat telah menjadi berhasil seluruh uang yang dipunya diberikan pada ibu. Masa hamil yang dilalui selama 9 bulan 10 hari terasa berat apalagi jika ibu fisik tak kuat ditambah lagi jika ibu ikut membantu bapak untuk mencari nafkah. Keadaan seberat itu tetap ibu lalui  dengan semangat.

Masa bersalin tiba ibu harus berjuang menahan sakit untuk bisa membuat kita melihat dunia.Setalah kita lahir ke dunia ibu harus ronda setiap malam menyusui dan ganti popok. Menuju gerbang dewasa berbagai persoalan juga mengikuti belum lagi kesokkan kita, menganggap orangtua terutama tak bisa memahami sehingga membuat sedikit konflik. Rata-rata abg bermasalah dengan orangtuanya terutama ibunya di masa menuju kedewasaan, selalu perang urat leher dalam hadapi masalah.  

Ketika ada masalah dan kita merasa lelah pasti ibu yang selalu bersiap menguatkan kita. Tak pantas kita meninggalkan ibu saat telah sukses ataupun menghabiskan seluruh hidup untuk ibu takkan pernah bisa membalas kebaikan ibu. Menyadari besarnya jasa ibu saya berusaha untuk tidak melawan pada ibu, bahkan berusaha mewujudkan mimpi ibu. Ibu punya impian untuk keluar negri dan tempat yang ingin dikunjungi ibu adalah mekkah dan malaysia. 

Naik haji ke mekkah alhamdullillah ibu telah berhasil mengumpulkan tabungannya dan is shaa allah 2019 akan terealisasi. Keinginan ibu untuk ke malaysia baru terucap selama ini jika ditanya pasti jawabannya mekkah. Bermula dari kunjungan kami ke rumah saudara yang kaya dan telah sampai malaysia . Maklum orang kaya dengan sombongnya dia memamerkan foto-foto di malaysia, bahkan ada kata-katanya yang nyelekit;: hidup itu untuk dinikmati salah satu caranya berlibur. Maksud hatinya nyindir ibu yang PNS tapi tak pernah liburan. 

Sekembali dari rumah saudara ibu mengatakan ingin juga ke malaysia, bukan karena takut ketinggalan tapi itu adalah impian dan ibu terlalu takut untuk mengatakannya karena kondisi keuangan. Hari ini saya telah bekerja walaupun jujur gaji di bawah umr, selalu menyemangati diri untuk sabar dengan kondisi ini serta memaksa diri untuk menabung. Semoga saat tabungan cukup ketemu tiket promo untuk  2 orang. Tiket itu akan saya berikan untuk orangtua , untuk saya bisa kapan-kapan ke sana jika ada rezeki berlebih yang penting orangtua terutama ibu bisa menikmati.

No comments :

Post a Comment