Sunday, 12 October 2014

Deteksi Dini Kanker Payudara

Dua tahun sudah etek meninggalkan kami, manisnya senyum etek yang terakhir masih bisa kurasakan. Etek sangat sabar menghadapi penyakitnya tak ada keluh kesah dari mulutnya. Walaupun efek samping kemo itu membuat tubuh ringkihnya makin lemah tapi dia selalu tersenyum dan tak ingin membuat kami khawatir. Dia begitu semangat untuk sembuh , semua obat di minum rutin. Makanan pantangan tak pernah sekalipun di jamahnya walaupun itu makanan kesukaan. Rasa mual yang berat akibat kemo akan membuat susah makan tapi etek tetap memaksa untuk makan dengan porsi makan sedikit tapi sering yang penting makanan masuk. Obat herbalpun tak ketinggalan dikonsumsi demi kesembuhan tapi Semua itu tak mampu melawan ganasnya kanker.

Penyakit ini membuat wajahnya berubah karena rambutnya yang indah serta alias telah rontok yang paling memilukan etek kehilangan sebuah payudaranya informasi  terakhir yang didapatkan kanker ini telah metastase ke paru-paru sehingga harus dibantu oksigen untuk bernafas. Segala bentuk usaha untuk melawan penyakitnya telah dilakukan tapi tuhan berkehendak lain, subuh itu etek harus pindah ke icu dan siangnya etek telah kembali kepada tuhan. 

Andai tahu lebih cepat
Sel Tubuh akan tumbuh secara teratur , jika tidak terkendali pertumbuhannya lama kelamaan sel akan  membentuk benjolan (tumor). Tumor ada 2 macam yaitu jinak dan ganas, tumor yang ganas dinamakan kanker. Kanker akan menyerang tubuh manapun termasuk payudara . Kanker payudara merupakan penyakit yang banyak diderita wanita. Data yang akurat untuk penyakit ini belum ada tapi tiap tahun terjadi peningkatan penderitanya. Melihat fenomena ini kami mengadakan mamografi dan hasilnya banyak teman-temanku terkena kanker dengan stadium dini.

Penderita Kanker payudara takkan meregang nyawa jika  ditemukan secara dini. Sayangnya 70% yang mengunjungi dokter setelah kondisi telah parah. Etek seperti kebanyakan wanita lainnya datang pada saat yang terlambat. Upaya Deteksi dini sangatlah penting untuk mengurangi mortalitas, jika gejala secara dini diketahui maka peluang kesembuhan lebih besar. Bentuk upaya dini yang bisa dilakukan adalah SADARi yaitu dengan periksa payudara sendiri.Cara sadari yaitu:
  1. berdiri didepan kaca lihat bentuk payudara kiri dan kanan
  2. angkat tangan keatas dan lihat apakah ada tarikan atau kerutan
  3. Lakukan gerakan melingkar di payudara dari arah dalam keluar dengan meraba
  4. puting juga harus diraba apakah ada keluar cairan
  5. sadari juga bisa dilakukan saat tidur dengan posisi miring
Kegiatan sadari dilakukan setiap bulan setelah menstruasi selama 10 menit .Wanita menapause juga harus melakukan sadari setiap bulan pada tanggal yang sama. Kegiatan ini harus dilakukan sendiri oleh wanita tersebut karena ia lebih kenal payudaranya. Jika ditemukan satu atau beberapa gejala dibawah ini tindakan yang harus dilakukan adalah segera hubungi dokter. Adapun gejalanya seperti:
      1.Benjolan pada salah  satu atau kedua payudara
      2.Perubahan bentuk payudara
      3.Keluar cairan bening
      4.Bengkak di bawah ketiak
      5.Puting susu berubah
      6.Rasa sakit di payudara /ketiak yang tak ada hubungannya dengan menstruasi
     7. Ada bagian kulit tertarik kedalam(retraksi)

Setelah ditemukan gejala langkah selanjutnya melakukan pemeriksaan penunjang yaitu mamografi. Mamografi akan dilakukan oleh dokter untuk memastikan gejalanya.Mamografi ini sangat akurat karena bisa menunjukkan benjolan meskipun tak teraba atau tak ada perubahan payudara. Untuk lebih akurat lagi dilakukan usg pada payudara.Langkah terakhir yang bisa dilakukan sebelum sesorang didiagnosa kanker payudara adalah dengan mengambil jaringan payudara (biopsi).untuk di tes dilaboraturium.

Saat mendapatkan vonis kanker payudara langit serasa runtuh bayangan akan kehilangan aset berharga seolah di depan mata belum lagi kematian yang siap mengintai. Sebenarnya  ini takkan terjadi jika melakukan deteksi dini. Jika telah terkena yang bisa dilakukan adalah melakukan pengobatan dan mencegah stres.Bentuk pengobatan yang dilakukan adalah dengan cara ;
1. Mengambil benjolan atau mengangkat payudara seluruhnya (masektomi)
2. Kemoterapi
3. Radiasi
Jenis pengobatan yang dilakukan tergantung stadium penyakitnya. Kanker yang belum ganas bisa diobati dengan salah satu dari  3 cara diatas. 

Sehat itu mahal
Apapun penyakit yang diderita akan menyebabkan kas bocor karena ada biaya yang tak terduga.Semakin berat penyakitnya biaya makin besar termasuk kanker payudara. Sampai saat ini penyebab penyakit ini belum diketahui dengan pasti tapi ada beberapa faktor resiko seperti:
1.usia, terutama usia 40 tahun
2.keturunan
3.Kegemukan
4.alkohol
5.Terapi hormon
6.pil kontrasepsi
7.Hamil/melahirkan anak usia terlalu tua

Sebelum sakit upaya pencegahan sangatlah perlu dengan menerapkan pola hidup sehat dan pemilihan asuransi . Selama ini banyak yang keteteran cari uang untuk berobat saat penyakit telah menyapa. Sebenarnya memiliki asuransi terutama asuransi kesehatan itu bagus . Saat sakit pikiran hanya fokus untuk berobat takkan ada  yang lain sehingga penyembuhan akan lebih cepat.
Asuransi yang baik dipilih adalah asuransi garda medika, asuransi ini merupakan anak dari asuransi astra yang telah lama di indonesia. Selama ini kita hanya tau produk astra itu garda oto padahal banyak yang lain.Garda medika merupakan asuransi kesehatan.

Kita tak sendiri
Setelah di vonis kanker janganlah merasa sendiri, banyak diluar sana yang pernah jadi penderita kanker.Hubungi mereka dan mintalah sharing pengalaman saat mendapatkan kanker payudara.Bentuk kepedulian mereka baru-baru ini mereka mengadakan acara oktoberst dalam rangka kampanye terhadap kanker payudara di hongkong kafe sarinah yang dihadiri oleh 75 orang. Acara dimulai pada pukul 19.00 setelah diner kegiatan nya adalah pemeriksaan kesehatan dan darah tanya jawab seputar kanker payudara dan pembagian doorprize serta foto bersama dengan memakai gelang pink. Gelang pink dianggap sebagai simbol kepedulian terhadap wanita penderita kanker. Acara ini merupakan kerjasama antara garda medika  dan blogdetik

No comments :

Post a Comment