Saturday, 5 July 2014

Benarkah Puasa itu Berat?

Bulan ramadhan kali ini benar-benar beda dari biasanya ada 2 peristiwa yaitu pilpres dan piala dunia.
Bicara pilpres begitu banyak hal yang terjadi dimulai black campaian, fanatisme pendukung,cela mencela lawan, perang di jejaring sosial , membahas debat dari berbagai sudut pandang, mengkaji dosa dimasa lalu sampai konser musik.

Bicara konser kemaren ada acars musik yang diadakan di GBK. Masyarakat Dari berbagai tempat datang ke  untuk menunjukkan dukungan serta menonton konser. Truss apa masalahnya???
yang jadi masalah adalah banyak yang dengan tenangnya makan dan minum di tempat terbuka seolah tidak ada masalah. 

Kalau perempuan muslim tidak puasa kita bisa berprasangka sedang menstruasi. Kalau lelaki muslim apa alasan yang tepat? Jika yang tidak puasa non muslim wajar tapi rasanya kita punya namanya sikap Menghargai . Bukankah kita dari kecil diajarkan tentang itu dan kita tahu indonesia memiliki  agama yang banyak tidak hanya islam.saja.

Melihat tayangan yang tidak puasa saat menonton konser musik saia hanya bisa menggeleng-geleng saja. Seberat itukah puasa? 

Ada yang membuat saia terharu saat mendengar tim nasional aljazair tetap berpuasa, bayangkan saja mereka harus berlaga di lapangan hijau dengan kondisi di brazil sedang musim panas. Ada sebagian ulama berpendapat boleh tidak berpuasa jika tidak mampu bekerja maksimal sedangkan pekerjaan itu merupakan profesi.

Pemain bola aljazair saja yang bertanding untuk membela negara dan sepak bola menjadi profesi masih berpuasa. Hasilnya mereka tetap kuat untuk  berlaga, kenapa hanya untuk menonton konser sampai tidak puasa?

No comments :

Post a Comment