Monday, 28 April 2014

(Dulu) Menangis Bahagia

Dari jauh hanya bisa memandangmu.
Tak berani menyapa cukuplah isayarat mewakili Kerlingan mata ini mengirim sinyal kepadamu berharap Failed

Hati berteriak memanggilmu
Lelaki impianku. Bisakah kau mendengar suara hatiku???
Berharap tuhan bisa menyatukan kita? Ada rasa nyaman melihatmu lelakiku walaupun itu dari jauh.
Setiap malam berharap memimpikanmu.
Terlalu gegabah kah menyatakan ini cinta?
Atau hanya terpesona saja?
Entahlaah..

Hingga suatu hari....
Terbukalah tabir kedinginan sikapmu selama ini padaku.
Ternyata kamu menyimpan rasa.
Tuhan mengabulkan doa dan kita bisa bersama
Airmataku menganak sungai, aku begitu bahagia tak ada kata yang bisa mewakili perasaan.
Sekali lagi aku berharap semoga tuhan bisa mengizinkanku menghabiskan sisa hidup denganmu Lelaki impianku.

Hingga suatu hari...
kau campakkan ku tanpa kata perpisahan.
Tak peduli derasnya air mata kau tetap menjauh.
Ku pegang erat tanganmu dan memohon kau bisa kembali lelakiku.
Aku selalu berharap ini mimpi dan bisa kembali merajut cinta memendarkan bahagia lagi.
haaaaaaaahhhhhhhhhhhh
aku menangisimu lelakiku

No comments :

Post a Comment