Monday, 24 March 2014

Terima Kasih Guru Saya Bisa Ngeblog

Selamat pagiiiiiiiiii.............
Sebelum mulai hari yang indah ................
Saya mau posting dulu,,,,,,,,,,,



Saya mau ngucapian SELAMAT HARI GURU UNTUK SELURUH GURU di INDONESIA. Semoga diberi kesabaran dalam mendidik murid,,,,        Rada telat sieh, tapi biarlah telat dari pada tidak sama sekali. Hmmm,   saya membela diri karena takut ditimpuk. He...he

Sebenarnya postingan ini udah lama nangkring di draf, tapi baru sekarang di share kan. Maklulmlah saya sibuk mengoreksi ujian anak-anak dan mengejar Deadline. Pasti rada bingung Saya ngoreksi ujian kan? Saya sekarang ini menjalani 2 pekerjaan untuk mengumpulkan rupiah. Selain jadi nakes saya mencoba aplikasikan ilmu dengan mengajar di sebuah SMK Kesehatan jurusan Keperawatan.

Sekarang digalakkan lagi SMK sejak ada mobil yang berhasil dibuat siswa SMK, naah pemilik yayasan ingin buat sekolah yang beda. Menurut Pemiliknya SMK beraroma kesehatan belum ada, tapi setahu saya dulu ada kok SMK kesehatan tapi dulu banget sebelum saya lahir. Berarti saya masih muda kan ? he...hee. Tujuan sekolah ini didirikan adalah untuk membuat tamatan di sini bisa bekerja dibidang kesehatan seperti baby sitter, dan untuk orang jompo. Keahlian mereka ini sama dengan yang dimiliki oleh tamatan D3 Keperawatan seperti memandikan pasien, mengukur Tekanan darah, memberi obat, memandikan bayi dan pengaturan posisi, periksa HB dan gula darah. Kompetensi lain seperti menyuntik, pasang kateter dan infus tidak boleh.

Baca: Tingkatan Pendidikan Perawat
Oh iya.. saya juga sibuk mengejar Deadline lomba, akibatnya kurang tidur. Inilah dampak jadi deadliner. Kadang Bosan juga udah deadliner tapi belum juga bisa bawa pulang hadiah, jadi sekarang saya nyantai aja ngeblog kembali ketujan awalnya share
Back to topick

Guru Dan Ngeblog

Ntah kenapa tiba-tiba terpikir pengen  nulis  guru dan blog. Kira—ada hubungannnya gak ya???????????? Kalaupun ngak saya mau jadikan berhubungan,waduh maksa banget.

Berbagai informasi yang didapatkan ini tak lepas dari kemampun membaca dan menulis, apalagi jaman sekarang akses informasi sangat mudah. Asalkan bisa gunakan internet tinggal baca saja semua yang ditulis diwebsite atau blog. Kemampuan membaca dan menulis yang kita dapatkan  itu tidak lepas dari jasa guru ESDE sewaktu kelas 1. Guru dengan sabarnya membimbing untuk bisa mengenal huruf, merangkai menjadi sebuah kalimat. Guru juga mengajarkan cara berhitung menuliskannya.

Guru memberi kita dasar yang merubah dunia, Apa jadinya menjalani hidup tanpa bisa membaca dan menulis ??? Dunia tak berubah. Berkat dua kemampuan ini melahirkan berbagai profesi salah satunya blogger yang berkutat dengan dunia tulis menulis. Betapa besar pahala seorang guru , berkat bantuannya melahirkan manusia yang pintar


Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Hari ini guru bisa bernafas lega karena nasibnya sudah mulai membaik, berkat adanya tunjangan sertifikasi guru. Apa jadinya jika guru tak sabar mengajar???  Apa jadinya jika guru tak fokus sibuk memikirkan dapur bisa ngebul saja??? Banyak guru yang profesi tambahan jadi tukang parkir, pedagang dll. Cerita tentang nasib guru digambarkan oleh iwan falls dalam lagu oemar bakri.

Saya paling tidak suka jika ada yang berkata itu mantan guruku, nyesak banget mendengarnya. Mantan itu untuk sesuatu yang tidak berguna lagi ya, cinn. Pleas jangan pakai kata mantan, Kalau kamu pake Mantan guru berarti akan ada lagi namanya Mantan Ilmu.Mantan Ilmu itu artinya semua ilmu yang didapatkan harus dibuang donk? Sekali lagi katakan saja  ITU Guru Saya. 

Ketika saya menjalani profesi guru terasa berat untuk hadapi tingkah laku murid-murid, walaupun saya ngajar tingkat lanjutan dimana sudah mandiri dan bisa berpikir baik buruk dari perbuatannya tapi tetap saja berat.  Menghadapi anak ABG dengan berbagai persoalannya, lelah hayati bang. 
Sekali lagi terima kasih guru, engkau memang pahlawan tanpa tanda jasa. Sebelum menutup tulisan ini mari kita menyanyikan lagu

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
S’bagai prasasti trima kasihku tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa




No comments :

Post a Comment