Thursday, 25 December 2014

Pencarian Si Tulang Rusuk

Bicara jodoh takkan pernah habisnya, selalu menimbulkan berjuta cerita.Sebenarnya ada keengganan bagi saya  untuk membicarakannya, karena membuka sebuh kotak kesedihan.
Di usia yang telah lebih seperempat abad, jodoh itu sangat krusial. Tetangga kiri kanan yang pura-pura bertanya sebenarnya usil. Membuat kesensian alias sensitif,menbuat mood turun naik seperti lift di pusat perbelanjaan.
Bayangkan betapa sibuknyaa.
Beberapa menyalahkan karena tak mau pacaran , sehingga tak kenal orang maka sulitlah jodoh.
Ada yang menyebutkan, saia terlalu selektif dalam memilih.
Di lingkungan saya , mereka (teman-teman ) dalam berjodoh Asal saja,tidak memperhatikan bibit, bebet dan bobot.
Apakah saya termasuk sombong??
Menurut saya dalam memilih pasangan harus sekufu,jelas keturunan dan yang pasti harus beragama kuat.Pasangan kita akan menjadi pemimpin dalam rumah tangga, haruslah cerdas dalam menghadapi situasi apapun dan yang terakhir adalah bisa menerima semua kekurangan.

No comments :

Post a Comment