Wednesday, 25 December 2013

e-learning : perubahan pembelajaran yang butuh waktu

Suatu istilah pendidikan yg mulai populer adalah e-learning. E-learning merupakan sebuah metode yang di rencanakan pada semua sekolah di indonesia. Adapun sebuah pertanyaan yang timbul adalah. Apakah metode ini bisa diterapkan  untuk seluruh wilayah sekolah di  indonesia???!
sebelum berpanjang marilah kita bahas dulu defenisi e-learning.
e-learning merupakan kepanjangan dari elektronik learning yang merupakan dasar dari konsekuensi logis perkembangan teknologi dan komunikasi.
Adapun defenisi nya menurut jaya kumar, koran 2002 adalah sembarang pengajaran dan pembelajaran yang gunakan elektronik (lan, wan atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran ,informasi atau bimbingan.
Sedangkan defenisi lain suatu proses belajar yang menyakinkam tersampainya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet atau media jaringan komputer.
jadi bisa di simpulkan : proses pembelajaran mandiri dimana siswa jarang bertemu dengan guru secara langsung tapi melalui media.
Dalam pandangan saia sebagai guru metode ini sangat membantu proses pembelajaran pada siswa .
kalau kita anologikan proses penyerapan suatu info akan lebih maksimal ketika menonton tv daripada membaca buku.
kenapa? karena kita melihat gambar yang bergerak dan tak perlu menggunakan imajinasi jadi tayangan tv akan lebih mudah di ingat.
plus minus e-learning
Dalam proses pembelajaran menggunakan metode e-learning lebih muda bagi saia menerangkan pelajaran kepada siswa, saia bisa menyelipkan gambar, animasi, video dalam materi yang diajarkan.
Adapun keuntungan lain lebih hemat waktu, hemat biaya sehingga tak perlu lagi menyediakan sarana seperti buku-buku.
selain itu minusnya adalah jika ada hal yang tidak dimengerti siswa tidak akan tuntas hari itu dikarenakan guru hanya ada pada hari tertentu. Penerapan metode ini sulit dilakukan di pelosok indonesia karena sulit akses jaringan. Hal lainnya tidak semua sekolah memiliki komputer lebih dari 1. Kendala lain dari siswa seperti tak ada mengawasi sehingga ketika ada jaringan internet mereka lebih buka jejaring sosial dari pada pelajaran.
Itulah beberapa plus dan minus dari e-learning semuanya dikembalikan kepada kita lagi.
kembali kita ke pertanyaan saia tadi adapun jawabannya penerapan e -learning tidak bisa diterapkan di semua sekolah di indonesia. Selain faktor sarana kita juga  sulit untuk akses daerah yang terpelosok baik itu jaringan dan lokasi nya.
itulah ulasan saia, tentang elearning guru dan siswa yang merupakan kerjasama dengan  xl sebagai provider jaringan seluler yang besar di indonesia

2 comments :

  1. sekarang zaman sdh semakin canggih , semua serba online

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya.. kecanggihan ini hampir masuk dalam semua aspek kehidupan mas

      Delete